Liburan Akhir Tahun, Pengunjung Kota Bukittinggi Meningkat Drastis


Senin, 30 Desember 2019 - 20:26:30 WIB
Liburan Akhir Tahun, Pengunjung Kota Bukittinggi Meningkat Drastis Jam Gadang Bukittinggi masih menjadi tujuan destinasi wisata favorit bagi pengunjung. Icon yang menjadi kebanggaan Bukittinggi ini,dipadati  pengunjung, Senin (30/12/2019). foto RUDI GATOT-HarianHaluan.Com)

BUKITTINGI,HARIANHALUAN.COM-Kota Bukittinggi masih menjadi magnet bagi wisatawan saat libur panjang akhir tahun. Semenjak sepekan terakhir, tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Bukittinggi telihat  meningkat drastis.

Dari pantauan Harian Haluan.Com dil apangan hingga Senin (30/12) petang,  sejumlah objek wisata dan pusat-pusat pusat perbelanjaan di Kota Bukittinggi dipadatai pengunjung dari berbagai daerah di Sumbar, termasuk pengunjung yang datang dari Pekanbaru, Jambi dan Medan, bahkan dari Malaysia.

Arus lalu lintas menuju pusat kota  juga mengalami peningkatan, akibat banyaknya kendaraan dari luar daerah yang terus berdatangan ke Bukittinggi.

Dari sejumlah objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan,  Jam Gadang Bukittinggi masih menjadi tujuan destinasi wisata favorit bagi pengunjung. Icon yang menjadi kebanggaan Bukittinggi ini, tidak henti-hentinya di padati  pengunjung dari pagi hingga malam hari.

Selain Jam Gadang, Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) dan  Taman Panorama  Lobang Jepang,  juga menjadi pilihan bagi pengunjung untuk mengisi libur panjang akhir tahun di Kota kelahiran Bung Hatta ini.

Meningkatnya tingkat kunjungan ke Bukittinggi, juga berdampak terhadap tingkat hunian Hotel. Dimana sebagian besar kamar hotel penuh oleh  pengujung.

“Alhamdulilah semenjak sepekan terakhir, tingkat hunian hotel meningkat 60 parsen dari hari biasa. Diprediksi  tingkat hunian hotel akan terus meningkat hingga pergantian tahun,” kata GM Hotel Pusako, Annuzul, Senin (30/12).

Khusus untuk  Hotel Pusako ujarnya, peningkatan tingkat hunian hotel terjadi  semenjak 21 Desember 2019. Peningkatan ini  terjadi karena segmen pasarnya  memang segmen keluarga. Artinya, tamu yang menginap di Hotel  didominasi oleh pengunjung yang membawa keluarganya untuk rekreasi atau berlibur ke Bukittinggi.

Sedangkan untuk hari biasa segmen pasarnya adalah segmen meeting. Artinya tamu yang menginap adalah tamu yang menggelar rapat kerja di Convention Hall, baik itu dari instansi pemerintah, swata, maupun organisasi.

“Untuk saat ini memang segmennya keluarga, karna masa liburan yang cukup panjang, seperti libur sekolah, libur natal dan tahun baru. Tamu yang menginap untuk segmen keluarga ini bergam, ada yang dari Medan, Riau, Bengkulu, dan Jambi. Untuk harga hotel disegmen keluarga ini masih harga standar yang berkisar dari Rp 600-800 ribu/kamar,” sebut Annuzul.

Terpisah Walikota Bukitinggi Ramlan Nurmatias di sela-sela peninjauan Pasa Ateh Bukittinggi, Senin (30/12), mengatakan, meningkatnya tingkat kunjungan ke Bukittinggi tidak saja berdampak terhadap sejumlah objek wisata, namun juga berdampak terhadap tingkat hunian Hotel di Bukittinggi. 

Tidak hanya itu, ramainya pengunjung yang datang ke Bukittinggi  juga mampu mendongkrak perekonomian warga, sehingga geliat perekonomian warga meningkat.

“Kita bersyukur karna Bukittinggi masih menjadi daerah tujuan untuk berlibur. Dengan meningkatnya tingkat kunjungan ke Bukittinggi, tentu geliat perekonomian warga dapat meningkat. Untuk itu   mari kita berikan pelayanan yang terbaik, sekaligus  menjaga keamanan  dan kenyamanan bagi tamu yang datang untuk berlibur ke kota yang kita cintai ini,” imbau Ramlan. (tot) 

loading...
Reporter : RUDI GATOT /  Editor : DODI NJ
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]