Puluhan Desa di Kabupaten Bogor Terisolasi Akibat Longsor


Jumat, 03 Januari 2020 - 15:47:25 WIB
Puluhan Desa di Kabupaten Bogor Terisolasi Akibat Longsor Longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor

PERISTIWA, HARIANHALUAN.COM -- Bencana longsor yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Sedikitnya 11 desa terisolir dan tiga orang hilang masih dicari tim Badan SAR Nasional (Basarnas).

Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, tim Basarnas sejak pukul 05.30 WIB pagi melakukan pencarian tiga korban longsor di Kecamatan Sukajaya. "Di Desa Harkat Jaya, tiga orang masih tertimbun. Kedalaman longsoran 5-6 meter," kata Joshua, Jumat (3/1).

Data korban yang tertimbun longsor adalah Amri (60 Th), Saroh (25 Th), Cicih (5 Th). Joshua mengatakan longsor tersebut diketahui terjadi pada Selasa (31/12). "Tim melakukan pencarian korban tertimbun di Desa Harkat Jaya dibagi menjadi dua SRU (search and rescue unit)," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Saptono Erlangga menyebutkan banjir dan longsor di Jabar pada dua hari awal 2020 telah menelan korban jiwa sedikitnya tujuh orang, empat korban hilang, dan 15 orang luka-luka.
Saptono mengatakan jumlah korban jiwa akibat banjir paling menonjol berada di Kabupaten Bogor.

Salah satunya di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Saptono menyatakan di sana sedikitnya empat orang tewas akibat terbawa arus saat terjadi banjir. Sedangkan tiga orang belum ditemukan, dan 12 orang luka-luka serta beberapa rumah terendam air dan rusak.

Lalu di Kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, sekitar 50 warga terisolasi di dalam rumah dan belum bisa dievakuasi karena banjir. Warga yang terisolir masih bertahan di atas rumahnya, dan satu orang hilang diduga hanyut terbawa arus.

Sedangkan bencana longsor di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Sebanyak dua korban tewas akibat longsor juga terjadi di Kampung Cibeureum, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor di lima wilayah provinsi itu. Status tanggap bencana ini berlaku selama dua minggu terhitung sejak 1 Januari 2020. Dia menjelaskan dengan penetapan status tanggap darurat tersebut, Pemprov Jawa Barat melalui BPBD akan mengirimkan bantuan untuk warga terdampak. (*)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM