Wagub Sigi Potensi Besar Jagung Pakan Ayam di Limapuluh Kota


Jumat, 03 Januari 2020 - 23:42:03 WIB
Wagub Sigi Potensi Besar Jagung Pakan Ayam di Limapuluh Kota Wagub Sumbar, Nasrul Abit, memamerkan hasil panen jagung pakan ayam perdana di Jorong Talago, Nagari Tujuah Koto Talago, Limapuluh Kota, Jumat (3/1). IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Uji coba penanaman jagung pakan ayam yang berlangsung di Kabupaten Limapuluh Kota berhasil dilakukan. Terbukti, panen perdana Demplot Jagung Bisi 18 dan Bisi 79 di Jorong Talago, Nagari Tujuah Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota menuai hasil yang menggembirakan.

Uji coba penanaman jagung pakan ayam di Baruah Talago sendiri telah dimulai sejak 12 Agustus 2019 lalu, di mana saat itu Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, bersama wali nagari, tokoh masyarakat setempat, dan Masyarakat Peduli Petani Indonesia (Mappindo), memulai uji coba penanaman di atas lahan bekas sawah seluas 1 hektare.

“Melihat hasil yang dituai hari ini, saya mengira bibit ini layak dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” sebut Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, di lokasi panen perdana jagung pakan ayam tersebut, Jumat (3/1).

Panen perdana sendiri berhasil menghasilkan jagung setelah dipipih dengan angka rata-rata 12,6 ton per hektare. "Hasil panen jagung dengan bibit biasa di Sumbar 6,3 ton per hektare. Sedangkan dengan jenis ini, hasilnya dua kali lipat," lanjutnya.

Menurut Nasrul lagi, saat ini terdapat 62 ribu hektare lahan yang bisa dimanfaatkan di Kabupaten Limapuluh Kota. Jika lahan terlantar itu bisa ditanami jagung pakan ayam, maka ia meyakini ekonomi masyarakat setempat akan meningkat pesat.

"Berdasarkan data, saat ini hasil panen jagung pakan ayam di Kabupaten Limapuluh Kota mencapai 89 ribu ton per tahun. Sementara, kebutuhannya 485 ribu ton per tahun. Artinya, kita masih membeli dari luar daerah 397 ton per tahun," katanya lagi.

Ada pun untuk kebutuhan jagung Sumbar, sambung Wagub, mencapai 3,1 juta ton per tahun, dengan total produksi yang baru mencapai 985 ribu ton per tahun. Limapuluh Kota sendiri yang terkenal sebagai daerah sentra peternakan ayam, ditambah lagi dengan beberapa daerah lain di Sumbar, akan dapat menyerap seluruh hasil panen tersebut nantinya.

"Jika jagung pakan ini berhasil kita kembangkan di atas lahan 62 ribu hektare, maka akan menghasilkan Rp3 triliun lebih per tahun dari penjualan. Uangnya itu beredar di Limapuluh Kota," ucap Nasrul menutup. (h/rel)

 Sumber : rilis/saq /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]