Selama 2019, Terjadi 746 Bencana di Sumbar, Kerugian Capai Rp166 M, Pohon Tumbang Terbanyak


Sabtu, 04 Januari 2020 - 13:24:06 WIB
Selama 2019, Terjadi 746 Bencana di Sumbar, Kerugian Capai Rp166 M, Pohon Tumbang Terbanyak Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dilansir Harianhalauncom dari grup resmi Bencana Sumbar, Sabtu (3/12/2020), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar merilis sepanjang tahun 2019 di provinsi itu terjadi bencana sebanyak 746 kali dengan 16 jenis kejadian bencana di 19 kabupaten dan kota. Total kerugian mencapai Rp166.280.356.156.

Bencana tersebut didominasi oleh pohon tumbang sebanyak 293 kejadian, disusul berikutnya banjir sebanyak 154 kejadian, kahutla (kebakaran hutan dan lahan) 99 kejadian, longsor dengan 93 kejadian, kekerinan dan banjir banding masing-masing 13 kejadian.

Setelah itu, bencana gempa bumi merusak tercatat sebanyak 12 kejadian, jembatan runtuh 8 kejadian, kabut asap sebanyak 8 kejadian, luapan air 5 kejadian, abrasi pantai 4 kejadian, orang tenggelam 3 kejadian. Sedangkan angin badai, orang hilang, dan pergeseran tanah masing-masing sebanyak 2 kejadian.

Bencana di sepanjang 2019 lalu menyebabkan kerusakan pada sarana permukiman dan sarana umum. Rinciannya, rumah warga yang rusak mencapai 703 unit, rumah terendam sebanyak 3.618 unit, kios sebanyak 751 unit, tempat ibadah sebanyak 25 unit, dan sekolah sebanyak 22 unit.

Sementara, perkantoran sebanyak 2 unit, bangunan lainnya sebanyak 25 unit, sarana kesehatan 7 unit, jalan amblas 2 kasus, jembatan amblas 2 unit, titik irigasi 19, kolam ikan 12, kebun 96, sawah 435 hektare (ha) terendam.

Atas kejadian bencana itu menyebabkan 78 orang luka-luka, 10 orang meninggal dunia, dan 3.026 orang mengungsi.

Kalaksa BPBD Sumbar, Erman Rahman mengatakan, dari jumlah bencana tersebut, tiga daerah paling terdampak. Di antaranya, Kabupaten Solok, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam. Rata-rata bencana yang dialami adalah banjir dan longsor, kecuali Kabupaten Solok Selatan ada gempa dan angin puting beliung.

"Dari data hasil rekapitulasi BPBD Sumbar, jumlah 746 kejadian tersebut terbagi menjadi 16 jenis bencana alam," kata Erman.

Dari 16 jenis bencana tersebut, kata Erman, terbagi dengan jumlah kejadian yaitu angin badai 2 kali, abrasi pantai 4 kali, kekeringan 13, orang hilang 2, luapan air, 5 pergeseran tanah 2, longsor 93, dan pohon tumbang 293 kali.

Kemudian banjir 154 kali, banjir bandang 13, gempa bumi merusak 12, jembatan runtuh 8, kabut asap 6, kebakaran hutan dan lahan 99, orang tenggelam 3, dan angin puting beliung 36 kali.

"Total kerugian bencana sepanjang 2019 ditaksir sekitar Rp166 miliar," pungkasnya. (Milna)

Reporter : Milna /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM