Motif Penetapan Dua Tersangka Penyerangan, Pengacara Novel Sebut Ada Kejanggalan


Senin, 06 Januari 2020 - 12:20:12 WIB
Motif Penetapan Dua Tersangka Penyerangan, Pengacara Novel Sebut Ada Kejanggalan Dua Penyerang Novel Baswedan. ©2019 Merdeka.com

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Pengacara Novel Baswedan, Saor Siagian mengungkapkan, adanya kejanggalan dari temuan penyidik atas pemeriksaan dua pelaku penyiraman kliennya. Pasalnya penyidik mengungkapkan seakan ada motif dendam pribadi yang dilakukan oleh pelaku.

Menurutnya, penyiraman air keras terhadap Novel ada kaitannya dengan kasus yang tengah ditanganinya sebagai penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Gabungan pencari fakta dibentuk oleh rekan-rekan polisi di sana ada kepolisian yang andal ada ahli di sana ada KPK ada Kompolnas, dalam rekomendasi mereka Novel ini diserang setidaknya ada 6 kasus high provial," kata Saor di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/1).

Dia mengungkapkan, kejanggalan juga terjadi pada sketsa pelaku. Sebab sketsa yang sebelumnya dibuat, menurut Novel, tidak ada kemiripan dari pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dia sendiri juga melihat kok setelah peristiwa itu siapa yang menyerangnya dan setelah dikonfirmasi dari dua orang ini, menurut daripada Novel Baswedan bahkan dia sendiri tidak ada kemiripannya, misalnya dari sketsa pelaku," ujarnya.

Kejanggalan selanjutnya mengenai profesi dari dua tersangka RM dan RM sebagai anggota Polri aktif. Kedua pelaku bertugas di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Dari sketsa pelaku-kan tidak pernah mengarahkan ke teman-teman polisi, ternyata teman-teman penyidik menetapkan dua tersangka dari kepolisian," jelasnya.

Sebagai penasehat hukum, dia menegaskan, motif penyerangan terhadap kliennya akan diusut tuntas. Ini seperti janji Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang mengatakan pemeriksaan terhadap kasus ini harus transparan, terbuka dan mengusut tuntas.

"Dia belum kenal sama dua orang ini, waktu diserang kan dia lihat, dan berkali-kali Novel Baswedan mengatakan ada keterlibatan Jendral dalam kasus ini, dia saya kira sudah terbuka soal itu. Makannya kita betul-betul ingin mengusut tuntas," tutup Saor.(mdk)

 Sumber : merdeka.com /  Editor : dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM