Diberi Muffin dengan Daging Babi, Pria Muslim Ini Meradang


Senin, 06 Januari 2020 - 14:22:14 WIB
Diberi Muffin dengan Daging Babi, Pria Muslim Ini Meradang Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang pria Muslim asal Inggris dibuat geram setelah membeli muffin dari gerai restoran cepat saji. Pasalnya muffin tersebut berisi sosis daging babi.

Adalah Fida Hussain, pria berusia 49 tahun yang menuntut untuk meminta kompensasi dan permintaan maaf kepada pihak restoran McDonald's yang berada di Small Heath, Birmingham, Inggris. Pihak restoran McDonald's telah melakukan kesalahan pada pesanannya.

Dilansir dari Mirror.uk (3/1) saat itu Fida Hussain berniat ingin membeli menu Mcmuffin untuk sarapan melalui layanan drive thrue yang ada di McDonald's. Pada pesanannya itu, Fida memesan Mcmuffin dengan isian telur dan keju saja.

Namun, pelayan McDonald's justru melakukan kesalahan dengan memberikan muffin dengan isian sosis daging babi. Itu diketahui Fida Hussain saat memakan muffin tersebut dan merasakan ada hal yang berbeda.

"Rasanya mengerikan, saya langsung tahu dan meludahkannya. Itu benar-benar salah. Ini hal yang sensitif. Bisa terjadi pada siapa saja, vegan atau jika seseorang melakukan diet tertentu," ujarnya.

Apalagi dirinya sebagai Muslim yang telah menghindari makanan yang terbuat dari daging babi seumur hidupnya. Kesalahan pesanan yang dilakukan oleh pelayan restoran tersebut membuat Fida Hussain menuntut permintaan maaf dan kompensasi dari jaringan resto cepat saji tersebut.

"Saya adalah seorang Muslim yang taat dengan janggut panjang yang baik dan bangga akan hal itu sehingga mereka tahu. Saya menjauhkan diri dari daging babi sepanjang hidup saya,".

Menanggapi kasus ini pihak restoran makanan cepat saji sebelumnya meminta Fida Hussain untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik dan tidak menyebar luaskan beritanya. Selain itu mereka juga memberikan voucher makan di restorannya, tetapi tawaran tersebut tidak diindahkan sama sekali oleh Fida Hussain.

Fida Hussain mengatakan bahwa McDonald's merupakan restoran makan cepat saji dengan nama yang besar. Seharusnya mereka tidak melakukan kesalahan fatal seperti ini.

"Saya ingin meminta maaf dan kompensasi finansial. Saya sangat terpukul. Itu membuat saya tidak bisa makan McDonald dan saya malu,"

Juru bicara McDonald's menyebutkan bahwa mereka punya prosedur untuk menangani pesanan yang salah. Mengganti dengan pesanan baru atau tindakan lain yang disepakati bersama dengan konsumen.

Kejadian serupa juga pernah dialami oleh pria Muslim lainnya yang juga berasal di Inggris. Pria tersebut bernama Shamrez Razaq yang tak sengaja makan babi karena pelebelan yang salah pada kemasa roti yang dibeli.

Dilansir dari Metro (15/04) Shamrez membeli roti dengan label cheese and onion, tetapi saat dicoba roti tersebut justru berisi daging babi. Ia pun menuntut permintaan maaf dan meminta uangnya kembali. (h/dtk)

 Sumber : detik.com /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM