Komisi III Pertanyakan Perjalanan Luar Negeri OPD Pemprov


Selasa, 07 Januari 2020 - 19:44:57 WIB
Komisi III Pertanyakan Perjalanan Luar Negeri OPD Pemprov Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dengan tujuan memperkuat investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumbar telah 11 kali melakukan perjalanan ke luar negeri. Perjalanan tersebut terlaksana sepanjang tahun 2019.

Hal ini terungkap saat rapat kerja Komisi III DPRD Sumbar dengan mitra kerja, Selasa (7/1).

Terkait persoalan ini, anggota Komisi III DPRD Sumbar, Hidayat menyoroti belum adanya kejelasan serta kesepakatan investasi usai  kunjungan luar negeri dari OPD di Pemprov ini terlaksana. Disampaikan Hidayat, fakta di lapangan menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Sumbar cenderung menurun.

"Apakah DPMPTSP juga telah melakukan kajian bahwa sektor investasi Sumbar, dihantui oleh persoalan tanah ulayat, " katanya.

Lebih lanjut, dengan tegas Hidayat meminta OPD terkait di Pemprov ke depannya agar membuka dengan gamblang setiap perjalanan luar negeri yang dilakukan, kemudian dampak yang telah dirasakan Sumbar atas perjalanan luar itu seperti apa.

Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Ismunandi Sofyan menuturkan, Pemprov mestinya melakukan pemetaan terhadap potensi Sumbar yang bisa ditawarkan untuk investor. Selama ini, jelas Ismunandi, pihaknya melihat belum ada fokus tertentu untuk arah strategis investasi. "Kita harus tentukan dahulu arah investasinya ,apakah itu terhadap pariwisata atau sektor lainnya, "katanya.

Sementara itu Kepala Dinas
PMPTSP Sumbar, Maswar Dedi, mengatakan, terkait perjalanan luar negeri OPD yang ia pimpin, ini akan disampaikan kepada DPRD secara resmi pada minggu depan. Penyampaian itu akan dilakukan secara menyeluruh, dia mengakui perjalanan luar negeri merupakan upaya penguatan iklim investasi

Ia juga mejelaskan beberapa perjalanan luar negeri yang dilakukan PMPTSP. Untuk ke Inggris misalnya, ia mengungkap telah menemui investor yang akan menanamkan modal pada sektor pariwisata. Pihaknya mensosialisasikan kawasan Mandeh lewat foto dan telah mengirimkan tim riset.

"Wisatawan Inggris selalu terfokus kepada Pulau Bali di Indonesia. Sekarang untuk Mandeh sudah ada investor dari PT Dempo, tinggal lagi Pemkab Pessel sudah siap atau belum," katanya.

Maswar Dedi menambahkan, pihaknya juga melakukan perjalanan ke Yordania. Pada negara itu Pemprov melakukan promosi atas biji kopi asal Pesisir Selatan. Seperti diketahui Yordania merupakan salah satu pemasok kopi  ke Benua Eropa. "Jika kerjasama ini berhasil akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi Sumbar," ucapnya. (h/len)

Reporter : Leni Marlina /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM