Perang Pecah! Puluhan Rudal dan Roket Iran Berondong Pangkalan Militer AS


Rabu, 08 Januari 2020 - 11:19:46 WIB
Perang Pecah! Puluhan Rudal dan Roket  Iran Berondong Pangkalan Militer AS Ilustrasi.Setidaknya sembilan roket menghantam basis pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara Irak, Rabu pagi (8/1). (AP Photo/Khalil Hamra)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-- Iran menembakkan puluhan roket dan rudal  ke pangkalan udara gabungan AS-Irak.Roket  dan rudal ditembakkan Rabu pagi (8/1/2020).

Seorang pejabat bahkan mengonfirmasi bahwa serangan dilakukan di Ayn al-Asad di Irak Barat. Ini dilakukan sebagai balasan atas kematian Jenderal Qasem Soleimani.

"IRGC mengumumkan kepada Setan AS bahwa balasan yang dilakukan akan dipenuhi rasa sakit dan kehancuran," kata IRGC  sebagaimana dilansir Bloomberg dari televisi lokal yang mengutip Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC)..

Sementara Gedung Putih juga mengkonfirmasi hal ini. "Kami mengetahui adanya laporan serangan terhadap fasilitas AS di Irak," kata Sekretaris Gedung Putih Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan.

"Presiden telah diberi pengarahan dan sedang memantau situasi dengan cermat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasional.

Sebelumnya, Iran dikabarkan tengah merancang serangan balik ke AS. Sebagaimana dikutip Bloomberg dari Fars News Agency, Kepala Komite Pengamanan Nasional Iran Ali Shamkhani menegaskan hal ini, Selasa (7/1/2020).

Bahkan, ia mengatakan hal ini bisa menjadi "mimpi buruk bersejarah" bagi AS. "Bahkan jika skenario terlemah kita disetujui, penerapannya bisa menjadi mimpi buruk bersejarah bagi Amerika," katanya. "Keseluruhan pasukan perlawanan akan membalas."

Tensi ketegangan antara AS dan Iran makin tinggi dalam beberapa hari terakhir. Adu ancaman terus dilontarkan, baik dari sisi AS maupun dari sisi Iran.

Tak terkecuali saat prosesi pemakaman Soleimani Senin lalu. Meski bukan resmi pernyataan negara, dalam pidato pemakamannya, dibacakan seruan yang menawarkan hadiah bagi siapapun yang bisa mendapatkan kepala Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Dan kami akan memberikan US$ 80 juta ... sebagai hadiah pada siapapun yang bisa membawa kepala dari seseorang yang telah memerintahkan membunuh tokoh revolusi kita," ujar orang tersebut sebagaimana ditulis media Inggris, Express, Senin (6/1/2020).

"Siapapun yang bisa membawa kepala orang gila berambut kuning, akan kami berikan US$ 80 juta atas nama negara besar Iran. Bersoraklah jika setuju."
Bahkan  Tokoh parlemen Abolfazi Abutorabi juga dikabarkan mengancam akan menyerang Gedung Putih sebagai tanggapan atas pembunuhan Soleimani.

"Kita bisa menyerang Gedung Putih, kita bisa merespon mereka dengan (langsung) ke tanah Amerika. Kita punya kekuatan itu," tegasnya.

Sementara itu, Trump berjanji akan menyerang 52 wilayah di Iran. Ia berujar serangan dilakukan karena Iran membahayakan warga dan kepentingan AS. 9*)

 Sumber : CNBCIndonesia /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM