Wapres Bantah Aliran Uang Jiwasraya Masuk ke Dana Kampanye Pilpres 2019


Rabu, 08 Januari 2020 - 23:14:39 WIB
Wapres Bantah Aliran Uang Jiwasraya Masuk ke Dana Kampanye Pilpres 2019 Wapres Ma'ruf Amin. Ist

Wapres Bantah Aliran Uang Jiwasraya Masuk ke Dana Kampanye Pilpres 2019

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin membantah aliran uang dari Jiwasraya masuk ke dana kampanyenya bersama Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Ma'ruf menanggapi berbagai tudingan di media sosial dan dugaan yang dimunculkan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono.

"Itu (isu) gorengan itu," kata Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Ma'ruf meminta publik bersabar lantaran Kejaksaan Agung tengah memproses kasus ini. Saat ini proses hukum kasus Jiwasraya masih pada tahapan pemeriksaan saksi.

Ma'ruf menambahkan siapapun yang terlibat dalam tindak pidana yang merugikan perusahaan asuransi plat merah itu harus ditindak tegas.

"Kita lihat saja nanti, Kejaksaan agung yang selidiki ke mana aliran uang itu. Ya kita tunggu sajalah. Kan sekarang banyak (isu) gorengan itu, sekarang banyak," ujar Ma'ruf.

"Tapi kita tunggu saja. Sekarang kan sedang ditangani Kejagung. Dan kita tentu siapa saja yang terlibat harus ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Dan kita tunggu saja supaya Kejagung menangani ini secara tuntas," lanjut dia.

Diketahui, Arief Poyuono memunculkan dugaan adanya keterkaitan kasus Jiwasraya dengan pendanaan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Alasan Arief Poyuono memunculkan dugaan tersebut lantaran mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Harry Prasetyo pernah menjadi tenaga ahli utama di Kantor Staf Presiden (KSP).

Harry diketahui pernah menjadi Tenaga Ahli Utama Kedeputian III bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-Isu Ekonomi Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP).

Nama Harry termasuk dalam daftar pencegahan ke luar negeri yang diajukan Kejagung ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kejagung pun telah menjadwalkan pemeriksaan Harry.

"Sudah, sudah (dijadwalkan pemeriksaan)," kata Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman di Gedung Bundar, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/2019).

Dalam penanganan kasus tersebut, Kejagung telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dengan nomor PRINT-33/F.2/Fd.2/12/2019 tertangal 17 Desember 2019.

Tim penyidik pun sudah memeriksa 89 saksi. Kendati demikian, Kejagung belum menetapkan satu pun seorang tersangka.

Adapun, kasus ini terkuak setelah perusahaan asuransi itu memastikan pembayaran kewajiban sebesar Rp 12,4 triliun yang dijanjikan pada Desember 2019 tak bisa terlaksana.

Hal ini disampaikan Hexana Tri Sasongko selaku Direktur Utama Jiwasraya.

"Tentu tidak bisa karena sumbernya dari corporate action. Saya tidak bisa memastikan. Saya minta maaf kepada nasabah," kata Hexana dalam rapat Komisi VI DPR RI, Senin (16/12/2019). (h/*)

 Sumber : Kompas /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 April 2020 - 15:23:39 WIB

    Hmm, Wapres Desak MUI Haramkan Mudik

    Hmm, Wapres Desak MUI Haramkan Mudik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Penyebaran virus corona di Indonesia masih merajalela, salahsatu cara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona ini adalah dengan melakukan aktivitas di dalam rumah, sesuai dengan himbauan ya.
  • Senin, 09 Maret 2020 - 21:46:26 WIB

    Wapres Ingin Hilangkan Kemiskinan Hingga 0 Persen, Bisa Gak Ya?

    Wapres Ingin Hilangkan Kemiskinan Hingga 0 Persen, Bisa Gak Ya? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan bahwa kemiskinan di Indonesia harus dihilangkan. Oleh karena itu, kata dia, perlu kerja sama dari semua pihak untuk dapat mengentaskan kemiskinan. Apalagi s.
  • Rabu, 26 Februari 2020 - 12:29:22 WIB

    Jokowi: Sampai Detik Ini Saya dan Pak Wapres Belum Berpikir Reshuffle

    Jokowi: Sampai Detik Ini Saya dan Pak Wapres Belum Berpikir Reshuffle JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo menjawab isu reshuffle kabinet yang diembuskan oleh relawan. Jokowi menegaskan sampai saat ini belum ada pikiran untuk merombak kabinet Indonesia Maju..
  • Ahad, 23 Februari 2020 - 14:10:05 WIB

    Wapres Ma'ruf Amin 'Main' Moge, Pakai Sarung Gak Sih?

    Wapres Ma'ruf Amin 'Main' Moge, Pakai Sarung Gak Sih? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Presiren Ma'ruf Amin membuka gelaran Riding Kebangsaan Empat Pilar MPR RI di halaman Gedung DPR, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, Ma'ruf tampil beda dengan mengenakan rompi khas anak moto.
  • Rabu, 12 Februari 2020 - 02:54:37 WIB

    Ketum PAN: Sandiaga Uno  Wapres yang Tertunda

    Ketum PAN: Sandiaga Uno  Wapres yang Tertunda KENDARI,HARIANHALUAN.COM-Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut mantan wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno sebagai wakil presiden (wapres) yang tertunda..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM