Wah Keren..! Jokowi Datang, Kapal China Kabur dari Laut Natuna


Kamis, 09 Januari 2020 - 14:24:29 WIB
Wah Keren..! Jokowi Datang,  Kapal China Kabur dari Laut Natuna Kapal Coast Guard China di perairan Natuna Utara. (ANTARA FOTO/HO/Dispen Koarmada I-CNNI).

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-TNI memastikan tak ada lagi nelayan China yang melakukan illegal fishing di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia pascakunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Natuna. TNI mengatakan kunjungan Jokowi ke Natuna merupakan pesan ke Beijing.

"Memang, berdasarkan pengamatan dari TNI AU melalui pengintaian udara, mereka artinya kapal-kapal China yang waktu itu melakukan illegal fishing, mereka sudah keluar dari ZEE kita pascakunjungan Bapak Presiden ke Natuna. Saya kira kunjungan Bapak Presiden ke Natuna merupakan pesan dari pemerintah kita kepada Beijing," kata Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/1/2020).

"Saya kira itu dibaca dengan cermat oleh Beijing dan kapal-kapal nelayan yang di-back-up oleh kapal coast guard mereka, dalam hal ini kapal pemerintah, sudah meninggalkan ZEE," sambungnya.


Sisriadi mengatakan personel TNI tetap akan melakukan operasi pengamanan di perairan Natuna meski kapal-kapal nelayan China telah keluar dari ZEE Natuna. Dia mengatakan TNI akan terus memantau perkembangan di lapangan.

"Pengamanan tetap kita lakukan. Jadi saya ulangi sekali lagi, TNI tetap melakukan operasi rutin, operasi itu operasi rutin, mungkin hanya intensitasnya akan kita lihat perkembangannya di lapangan. Artinya, perkembangan taktis gitu ya," ujarnya.

Jika perairan Natuna dirasa telah aman, Sisriadi mengatakan, operasi pengamanan laut akan kembali normal. Kapal-kapal perang dan pesawat tempur yang sebelumnya berfokus ke Natuna akan dibagi rata kembali menjaga seluruh perairan laut Indonesia jika situasi sudah kondusif secara keseluruhan.

"Nanti kalau memang sudah benar-benar clear, fokus akan kembali kita ke secara keseluruhan. Jadi, kemarin itu fokus dan intensitas kita arahkan ke Laut Natuna Utara, karena operasi rutin itu dilakukan di seluruh wilayah perairan Indonesia, jadi tidak hanya di Laut Natuna Utara," ucapnya.

Sisriadi mengatakan hingga kini kapal perang Indonesia yang dikerahkan ke perairan Natuna ada delapan unit. Sementara itu, pesawat udara berpatroli hingga dua kali terbang. Ada empat pesawat yang beroperasi dalam satu kali flight.

"Kita kerahkan terakhir ke wilayah itu ada delapan KRI, kemudian patroli udara intensif 1-2 flight. Satu flight empat pesawat udara. Itu lebih dari operasi rutin biasa. Kita operasi rutin, cuma intensitas kita tingkatkan. Di tempat itu," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan sampai saat ini tak ada kapal asing yang masuk ke wilayah teritorial Indonesia. 

Informasi itu dia dapat dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Saya tanyakan ke Panglima TNI, ada-nggak kapal yang masuk ke wilayah teritorial Indonesia, katanya nggak ada," kata Jokowi seperti dilansir Antara, Rabu

 Sumber : Detik.com /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 12:30:39 WIB

    Wah, Mahfud Bantah RUU Omnibus Law untuk Bantu China

    Wah, Mahfud Bantah RUU Omnibus Law untuk Bantu China JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-- Menko Polhukam, Mahfud Md menepis adanya anggapan bahwa omnibus law dibuat untuk pintu masuk negara tertentu masuk ke Indonesia. Mahfud menyebut tak ada urusan omnibus law bagi negara China..
  • Senin, 09 Maret 2020 - 07:50:51 WIB

    Wah, Jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Direvisi

    Wah, Jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Direvisi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Pemerintah berencana merevisi hari libur dan cuti bersama di tahun 2020 ini. Revisi ini akan dilakukan oleh Kemenko PMK serta sejumlah kementerian terkait dalam sebuah rapat pagi ini,  Senin (9/3/202.
  • Jumat, 06 Maret 2020 - 20:40:21 WIB

    Wah, Pemerintah Lobi SBY untuk Mendukung Omnibus Law Ciptaker 

    Wah, Pemerintah Lobi SBY untuk Mendukung Omnibus Law Ciptaker  JAKARTA,HARIANHALUAN.COM--Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus  didekati pemerintah  untuk mendukung Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang kini  didera glombang aksi penolakan..
  • Selasa, 03 Maret 2020 - 23:20:23 WIB

    Mutasi Polri, Brigjen Wahyu Hadiningrat Jabat Wakabareskrim

    Mutasi Polri, Brigjen Wahyu Hadiningrat Jabat Wakabareskrim JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Polri melakukan mutasi sejumlah pejabat tinggi (pati). Sejumlah jabatan seperti Wakabareskrim hingga Karoprovos Divpropam Polri dirotasi..
  • Ahad, 01 Maret 2020 - 05:07:37 WIB

    Wah..! Visa Jemaah yang Batal Umrah Bakal Digratiskan

    Wah..! Visa Jemaah yang Batal Umrah Bakal Digratiskan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis mengatakan pihaknya akan meminta pemerintah melobi Kedutaan Besar Arab Saudi agar menggratiskan perpanjangan visa umrah jemaah Indo.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM