Sebelum Membunuh, Tersangka Sempat Beri Uang ke Adik Korban


Kamis, 09 Januari 2020 - 18:55:51 WIB
Sebelum Membunuh, Tersangka Sempat Beri Uang ke Adik Korban Barang bukti dan tersangka pembunuhan wanita cantik yang tak lain adalah suami korban diperagakan Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Payakumbuh, Kamis (9/1)

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Beberapa jam sebelum aksi pembunuhan yang dilakukan Jali Hamid terhadap istrinya, tersangka sempat memberi uang kepada adik iparnya. 

Setelah memberi uang, tersangka meminta adik kandung korban untuk tidak tidur di rumah kontrakan mereka. Pasangan suami istri itu memang tinggal bertiga di rumah kontrakan tersebut bersama adik korban. 

"Adik korban ini disuruh ke warnet dan dikasih uang oleh tersangka. Kemudian, tersangka juga mengirim pesan ke adik korban, kalau mereka tersebut tidak tidur di rumah, melainkan di Taram di rumah orang tua tersangka," terang Kapolres Payakumbuh AKBP Dony.

Sekitar pukul 02.00 WIB, adik korban yakni Muhammad Reza (19) kembali ke rumah kontrakan. Tapi, rumah bercat pink tersebut malah digembok. Adik korban pun mendobrak pintu depan rumah itu. 

Setelah pintu dibuka, Reza masuk ke kamar kakaknya dan mendapati korban dalam posisi kedua tangan dan kaki saling terikat dan mulut disumbat serta tidak bernyawa lagi. Dari sana, adik kandung korban melapor ke tetangga sekitar. 

Kurang dari 30 jam pasca kejadian, tersangka pembunuhan berhasil diringkus petugas. Dari pengakuan tersangka, cekcok keduanya berawal dari desakan korban meminta uang untuk angsuran kredit sepeda kepada tersangka sebesar Rp 1,2 juta. 

Karena tersangka tidak memiliki uang, korban pun marah-marah hingga pertengkaran hebat terjadi. "Saya dimaki-maki, dipukul juga. Korban sempat chattingan dengan orang lain. Saya cemburu, saya emosi dan semuanya tidak terkendalikan," ucap tersangka Jali Hamid kepada Kapolres Payakumbuh AKBP Dony. 

Korban Mutiara Putri merupakan istri siri tersangka yang dinikahinya sejak Juli tahun lalu. Pria bertato itu, menyesali semua perbuatannya.  

Sejumlah barang bukti disita polisi diantaranya pakaian korban, lakban, ponsel serta tiket pesawat milik tersangka. Tersangka terancam hukuman seumur hidup. Korban pun sudah dikebumikan keluarganya pada Rabu (8/1) malam. (*)

Reporter : Dadang /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM