Heboh Infeksi Paru-paru Menular, Ini Imbauan dari KJRI Hongkong


Kamis, 09 Januari 2020 - 22:58:21 WIB
Heboh Infeksi Paru-paru Menular, Ini Imbauan dari KJRI Hongkong Imbauan Penyebaran Kasus Infeksi Paru-Paru Menular (Viral Pneumonia). (Foto: Kemlu.go.id)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong menyebarkan imbauan terkait kasus penyebaran infeksi paru-paru menular (viral pneumonia). Yang diduga berasal dari Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Kamis (9/1/2020).

Seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri atau kemlu.go.id, bahwa ada imbauan yang dikeluarkan oleh Pusat Kesehatan Hongkong ini sebagai upaya pencegahan dari penyebaran viral pneumonia yang sedang ditangani oleh otoritas kesehatan negeri itu. Berikut bunyi imbauan tersebut:

Imbauan Perjalanan

Ketika bepergian keluar Hongkong, masyarakat diharapkan melakukan upaya pencegahan, yaitu:

Menghindari sentuhan terhadap binatang liar/buruan (termasuk babi, rusa, unggas, dan binatang liar lain) dan kotoran binatang.

Menghindari kunjungan ke pasar basah, pasar unggas ataupun peternakan unggas.

Menghindari kontak fisik dengan pasien, terutama yang mengidap infeksi paru-paru akut.

Menghindari kunjungan ke tempat-tempat yang menyajikan daging binatang liar/buruan dan jangan mengonsumsi daging binatang liar/buruan.

Memastikan kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan serta menghindari konsumsi produk olahan dari binatang, termasuk susu, telur, daging, dan makanan yang terkontaminasi kotoran binatang, kecuali telah dibersihkan dan dimasak.

Jika merasa tidak sehat ketika berada di luar Hongkong, khususnya jika menderita demam dan atau batuk, kenakan masker dan informasikan staf hotel, pendamping perjalanan atau pihak terkait lain, serta segera mencari bantuan medis.

Setibanya di Hong Kong, hubungi dokter jika menderita demam ataupun gejala lain dan ceritakan riwayat perjalanan, serta kenakan masker guna mencegah penyebaran penyakit.

Sering mencuci tangan secara teratur, khususnya sebelum menyentuh mulut, hidung, dan mata; setelah menyentuh fasilitas publik, seperti eskalator dan pintu; ataupun ketika tangan terkontaminasi cairan akibat batuk dan bersin.

Mencuci tangan dengan sabun dan air, serta menggosoknya paling tidak 20 detik sebeum dibilas dan dikeringkan dengan kertas tisu atau alat pengering. Jika fasilitas cuci tangan tidak tersedia atau tangan tidak terlihat kotor secara kasat mata, pengunaan cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol 70%-80% bisa menjadi pilihan efektif.

Tutupi mulut dan hidung dengan kertas tisu ketika bersin atau batuk. Buang kertas tisu kotor ke tempat sampah berpenutup dan cuci tangan hingga benar-benar bersih.

Ketika menderita gejala gangguan pernapasan, kenakan masker, tidak pergi ke kantor atau ke sekolah, hindari mendatangi ke tempat ramai dan konsultasikan kesehatan kepada yang berkompeten secepatnya.

Jika diperlukan, lapor otoritas setempat melalui nomor telepon 9155 4023 atau KJRI Hongkong, melalui:

Medsos : facebook.com/kjrihk

WA Hotline: 6773 0466, 5294 4184

 Sumber : Kemlu /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM