Komnas HAM Minta Polisi Hentikan Kasus Aktivis Sumbar


Jumat, 10 Januari 2020 - 02:40:30 WIB
Komnas HAM Minta Polisi Hentikan Kasus Aktivis Sumbar Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta polisi menghentikan kasus aktivis Pusat Studi Antar Komunitas Padang. Sudarto yang menjadi tersangka karena mengabarkan larangan Natal di Kabupaten Dharmasraya beberapa waktu lalu.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, tindakan Sudarto itu justru upaya untuk memperjuangkan hak warga yang ingin beribadah lantaran pemerintah belum bisa menjamin hak tersebut.

"Kami minta ke polisi hentikan proses hukum ke Sudarto karena dia adalah pembela HAM yang memperjuangkan hak konstitusi warga untuk beribadah yang belum bisa dijamin oleh negara," ujar Beka di gedung Komnas HAM, Jakarta, Kamis (9/1).

Beka menuturkan, informasi yang disampaikan Sudarto soal larangan beribadah itu memang benar terjadi. Oleh karena itu, tak layak jika perkara Sudarto dilanjutkan karena tidak ada unsur pidana dalam perbuatan tersebut.

"Faktanya memang ada pembatasan ibadah Natal secara bersama, bolehnya di rumah masing-masing. Itu kan pelarangan juga dan Sudarto posisinya adalah membela," katanya.

Menurut Beka, kasus yang menjerat Sudarto mestinya menjadi preseden bagi pemerintah agar lebih maksimal memberi kebebasan beribadah bagi warganya. Polisi, kata dia, juga dapat lebih berhati-hati menangani kasus tersebut.

"Jadi jangan sampai atas nama harmoni, hak konstitusi warga malah diabaikan. Ini pelajaran penting bagi kita semua," ucap Beka.

Sudarto merupakan aktivis hak kebebasan beragama dan berkeyakinan di Sumatera Barat. Beberapa waktu lalu, saat ramai kabar larangan Natal di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung, ia salah satu yang paling aktif bersuara.

Terakhir, pada Jumat (27/12) lalu ia melaporkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Sinjunjung ke Ombudsman terkait dugaan maladministrasi larangan perayaan Natal oleh dua pemerintah kabupaten tersebut.

Sudarto kemudian ditangkap pada Selasa (7/1) sekitar pukul 13.30 WIB di Kantor Pusaka Foundation, Jalan Veteran, Padang. Polisi mengatakan tidak ada perlawanan ketika Sudarto dibawa aparat kepolisian. (h/cnn)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 11:36:15 WIB

    Andre Dikritik Komnas Perempuan, Inilah Alasannya

    Andre Dikritik Komnas Perempuan, Inilah Alasannya JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Komisioner Komnas Perempuan Tiasri Wiandani mengatakan upaya pencarian bukti secara paksa di lapangan seharusnya dilakukan oleh aparat kepolisian. Anggota dewan, kata dia, tidak sepatutnya ikut campu.
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 08:48:02 WIB

    Komnas Perempuan Soroti Kasus PSK Online yang Digerebek Andre Rosiade

    Komnas Perempuan Soroti Kasus PSK Online yang Digerebek Andre Rosiade JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menyoroti Ketua DPD Gerindra Sumbar sekaligus anggota DPR Andre Rosiade yang melakukan penggerebekan terhadap kasus prostitusi online di Sumbar. Komnas Perempua.
  • Senin, 03 Februari 2020 - 05:33:48 WIB

    Gus Solah, dari Komnas HAM hingga Pilpres 2004

    Gus Solah, dari Komnas HAM hingga Pilpres 2004 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah lahir pada 11 September 1942 di Jombang, Jawa Timur dari pasangan KH Wahid Hasyim-Sholehah. Dia tumbuh di dalam keluarga Nahdlatul Ulama (NU)..
  • Ahad, 22 Desember 2019 - 11:53:02 WIB

    Komnas HAM Respons Larangan Perayaan Natal di Sumatera Barat

    Komnas HAM Respons Larangan Perayaan Natal di Sumatera Barat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menindaklanjuti pelarangan perayaan Natal di beberapa daerah Sumatera Barat dengan membuka komunikasi kepada Pemerintah daerah setempat. Upaya itu dit.
  • Selasa, 29 Maret 2016 - 03:22:33 WIB

    Komnas HAM Dukung Pencabutan Nobel Perdamaian Suu Kyi

    JAKARTA, HALUAN — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendukung desakan para aktivis demokrasi di Indonesia yang meminta dicabutnya nobel perdamaian Aung San Suu Kyi..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM