Kadar Racun di Tubuh Jenazah Lina Mantan Istri Sule Diperiksa Tim Forensik


Jumat, 10 Januari 2020 - 10:36:10 WIB
Kadar Racun di Tubuh Jenazah Lina  Mantan Istri Sule  Diperiksa Tim Forensik Pemakaman Lina Juabedah tampak Sule, Rizky Febian dan Putri Delina di barisan terdepan. (foto Pikiran rakyat)

BANDUNG,HARIANHALUAN.COM- Tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Bandung melaksanakan otopsi jenazah Lina Jubaedah, mantan istri Sule. Tim juga   memeriksa  kadar racun (Toksikologi) dalam tubuh jenazah Lina.

Otopsi jenazah Lina dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari pihak keluarga mendiang. Anak kandung Lina, Rizky Febian, merasa ada yang janggal dari kematian sang ibunda

Hasil pemeriksaan tersebut baru akan diketahui sekitar dua pekan ke depan. 
"Kami belum dapat menyimpulkan karena masih ada pemeriksaan toksikologi ke Puslabfor dulu itu memerlukan waktu satu sampai dua minggu," ujar dokter RS Bhayangkara Sartika Asih AKBP Robert Tanjung kepada wartawan di area pemakaman Sekelimus, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020).

Robert menuturkan, pemeriksaan otopsi sudah dilakukan di luar dan dalam tubuh jenazah Lina. 

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, selain melakukan pemriksaan otopsi terhadap jenazah Lina, polisi memeriksa saksi-saksi. 
Selain itu, penyidik pun tengah memeriksa alat bukti seperti CCTV, komputer, dan ponsel Lina untuk dijadikan bahan penyelidikan. "Sebagian dari saksi-saksi waktu olah TKP kemarin sudah dimintai keterangan," kata Saptono

Lina Jubaedah meninggal dunia pada Sabtu, 4 Januari 2020. Mantan istri Sule ini dikabarkan meninggal setelah salat subuh. Almarhumah sempat dibawa ke Rumah Sakit Al Islam Bandung. Namun, saat di perjalanan, Lina dinyatakan sudah meninggal. (tmp)

 Sumber : tempo.co /  Editor : dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 17 Januari 2018 - 10:41:44 WIB

    Soal Mie Kadarluarsa, Belum ada Tersangka

    Soal Mie Kadarluarsa, Belum ada Tersangka PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Martin Suhendri mengatakan, terkait kasus mie kedaluarsa saat ini sedang proses penyidikan lebih lanjut. Selain itu, SPDP belum bisa.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM