Kemenag Cabut Izin 11 Penyelenggara Umrah, Ini Rinciannya


Jumat, 10 Januari 2020 - 20:09:43 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin operasional 11 Penyelenggara Perjalanan IbadahUmrah (PPIU). 

"Sanksi tersebut diberikan lantaran hingga batas waktu yang ditentukan ke-11 PPIU tidak melakukan sertifikasi sebagai Biro Perjalanan Wisata (BPW)," tegas Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, M Arfi Hatim, dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Jumat (10/1/2020). 

Menurut Arfi, sertifikasi BPW bagi PPIU seharusnya sudah menjadi kewajiban dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah sebagaimana diatur dalam PMA Nomor 8 Tahun 2018. 

Pasal 48 ayat (4) PMA 8/2018 mengatur, paling lama 1 (satu) tahun sejak diundangkannya Peraturan Menteri ini. Isinya, PPIU wajib memiliki sertifikat usaha jasa perjalanan wisata dengan kategori biro perjalanan wisata. Jika tidak bisa dipenuhi, maka pada ayat (5) diatur sanksi izin operasionalnya sebagai PPIU akan dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

"Sampai batas akhir yang telah ditentukan di tahun 2019, mereka tidak menyerahkan sertifikat BPW. Bahkan, mereka juga tidak menyampaikan laporan progres sertifikasinya. Oleh karena itu, sesuai ketentuan, izin operasionalnya dicabut," ungkap Arfi. 

Sejak terbit PMA 8 Tahun 2018, PPIU diberikan waktu satu tahun untuk melakukan sertifikasi sebagai BPW.

Ketentuan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di Bidang Pariwisata. Regulasi tersebut mengamanatkan pelaksanaan sertifikasi BPW. 

Berikut data 11 PPIU yang dicabut izinnya:

1. PT Madani Mitra Mulia

2. PT Kayangan Mandiri Utama

3. PT Witami Prabuana Cipta

4. PT Arhas Bugis Tour & Travel

5. PT Arthayu Jeanan Lintasbuana

6. PT Alharam Wisata Illah

7. PT Hijau Tumbuh Kembang

8. PT Fahmul Fauzy,

9. PT Kalam Imran Farok Tours

10. PT Praba Arta Buana Utama

11. PT Fatuha Amanah Wisata Insani

loading...
 Sumber : Kemenag RI /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:48:19 WIB

    Kemenag Salurkan Bantuan Rp2,5 T untuk Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam

    Kemenag Salurkan Bantuan Rp2,5 T untuk Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama Fachrul Razi mengaku bangga dengan pesantren. Menag juga menegaskan komitmennya untuk membantu lembaga pendidikan yang terbukti telah melahirkan ulama dengan iman dan ketakwaaan tinggi, keilmu.
  • Ahad, 09 Agustus 2020 - 10:20:20 WIB

    Kemenag Izinkan Madrasah Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya

    Kemenag Izinkan Madrasah Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama Fachrul Razi memperbolehkan madrasah di zona hijau dan kuning untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Namun, ada syaratnya dan madrasah harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat..
  • Jumat, 24 Juli 2020 - 09:29:56 WIB

    Kemenag Persiapkan Jadwal Keberangkatan Umrah 1442 H

    Kemenag Persiapkan Jadwal Keberangkatan Umrah 1442 H HARIANHALUAN.COM - Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag mulai membahas rencana penyelenggaraan ibadah umrah 1442H. Pembahasan mencakup identifikasi permasalahan serta langkah-langkah yang harus dipersiapkan dal.
  • Ahad, 19 Juli 2020 - 14:45:09 WIB

    Wapres: Ada Uang Rp2,7 Triliun untuk 21 Ribu Pesantren di Kemenag

    Wapres: Ada Uang Rp2,7 Triliun untuk 21 Ribu Pesantren di Kemenag HARIANHALUAN.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan dana bantuan sebesar Rp2,7 triliun akan digelontorkan untuk 21.000 lembaga pesantren. Dana tersebut diperuntukkan kegiatan operasional dan dukungan pembelajaran dalam j.
  • Senin, 13 Juli 2020 - 13:24:07 WIB

    Kemenag Pastikan Tak Ada Penghapusan PAI dan Bahasa Arab di Madrasah

    Kemenag Pastikan Tak Ada Penghapusan PAI dan Bahasa Arab di Madrasah HARIANHALUAN.COM - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak ada penghapusan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, A Um.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]