3 Kapal Perang RI Usir 30 Kapal Asing dari Perairan Natuna 


Sabtu, 11 Januari 2020 - 11:03:11 WIB
3 Kapal Perang RI Usir 30 Kapal Asing dari Perairan Natuna  Kapal Perang RI usir kapal asing dari laut Natuna. (tempo)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yaitu KRI Karel Satsuit Tubun (KST) 356, KRI Usman Harun (USH) 359 dan KRI Jhon Lie 358, berhasil mengusir 30 kapal asing dari Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau, Sabtu. 


Sebelumnya, keberadaan 30 kapal asing itu diketahui ketika Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono memantau lewat udara 

Baca Juga : OTT Bupati Nganjuk Wujud Sinergitas KPK dan Polri yang Pertama Kali

"Pemantauan menggunakan pesawat Intai Maritim Boeing 737 AI-7301 TNI AU dari Skadron 5 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan tertulis pada Jumat, 10 Januari 2020. 

Menindaklanjuti hasil pantauan tersebut Pangkogabwilhan I, memerintahkan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yaitu KRI Karel Satsuit Tubun (KST) 356, KRI Usman Harun (USH) 359, KRI Jhon Lie 358 untuk menuju koordinat kapal-kapal asing yang di deteksi. 

Baca Juga : Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan Kembali Dibuka


Laksdya TNI Yudo Margono menginstruksikan kemudian mengusir kapal-kapal ikan tersebut untuk keluar dari wilayah laut Indonesia hingga keluar dari Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. Namun, TNI tak membeberkan dari mana asal negara kapal asing yang terdeteksi tersebut.

Lebih lanjut, kata Sus Taibur, sempat berkomunikasi dengan kapal penjaga pantai, supaya memberitahu kapal-kapal ikannya untuk keluar dari ZEE. "Tetapi apabila tetap tidak keluar meninggalkan perairan Indonesia maka dilaksanakan langkag hukum, kapal-kapal tersebut ditangkap dan diproses secara hukum," kata dia.

Saat ini, ada sejumlah kapal di luar ZEE, kurang lebih 5 sampai dengan 10 mil di batas luar ZEE. KRI pun akan tetap disiagakan operasi patroli laut dan pesawat udara perairan Laut Natuna hingga ZEE untuk mengantisipasi kapal-kapal asing tersebut memasuki wilayah perairan Indonesia lagi. (*)

Editor : dodi | Sumber : tempo
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]