Iran Akui Tembak Jatuh Pesawat Ukraina Setelah Diperintahkan Khamenei


Sabtu, 11 Januari 2020 - 18:20:41 WIB
Iran Akui Tembak Jatuh Pesawat Ukraina Setelah Diperintahkan Khamenei Puing pesawat yang jatuh ditembak.

TEHERAN, HARIANHALUAN.COM -  Iran hari ini mengakui telah menembak jatuh pesawat sipil Ukraina secara tak sengaja. Pengakuan ini disampaikan setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei memerintahkan agar kebenaran disampaikan setelah dirinya diberitahu pesawat sipil itu jatuh karena ditembak secara tak disengaja.

Kantor berita Iran, Fars melaporkan bahwa Khamenei diberitahu tentang hasil penyelidikan jatuhnya pesawat penumpang Ukraina itu pada Jumat (10/1) waktu setempat.

Menurut Fars seperti dilansir AFP, Sabtu (11/1/2020), bahwa "segera setelah pemimpin tertinggi diberitahu mengenai kesalahan parah tersebut" pada Jumat (10/1) waktu setempat, dia memerintahkan agar hasil penyelidikan itu "diumumkan kepada masyarakat secara eksplisit dan jujur".

Khamenei juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan memerintahkan Angkatan Bersenjata Iran untuk mengatasi "kekurangan" tersebut sehingga kesalahan serupa tidak terjadi lagi.

"Dengan tegas saya menyarankan markas besar (Angkatan Bersenjata) untuk menindaklanjuti kekurangan itu untuk memastikan kesalahan semacam ini tidak terjadi lagi," demikian pernyataan di situs resmi kantor Khamenei.

Sebelumnya, Presiden Iran Hassan Rouhani menyampaikan permintaan maaf karena militer Iran secara tak sengaja telah menembak jatuh pesawat sipil Ukraina yang menewaskan 176 orang. Rouhani menyebutnya sebagai kesalahan yang tak termaafkan.

"Republik Islam Iran sangat menyesalkan kesalahan yang membawa bencana ini," ujar Rouhani dalam cuitan di Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/1/2020). "Pikiran dan doa saya untuk semua keluarga yang berduka. Saya menyampaikan belasungkawa paling tulus," imbuhnya.

"Penyelidikan internal Angkatan Bersenjata telah menyimpulkan bahwa disesalkan, rudal yang ditembakkan karena kesalahan manusia telah menyebabkan jatuhnya pesawat Ukraina dan kematian 176 orang tak bersalah," imbuh Rouhani.

Pesawat sipil Ukraina itu diketahui membawa 176 orang yang terdiri atas 167 penumpang dan 9 awak pesawat. Semuanya dipastikan tewas. Data dari otoritas setempat menyebut pesawat itu membawa 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris. (h/dtk)

loading...
 Sumber : detikNews /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 29 Juli 2020 - 09:25:52 WIB

    Pasukan Iran Tembakkan Rudal Kapal Tiruan AS, Ternyata?

    Pasukan Iran Tembakkan Rudal Kapal Tiruan AS, Ternyata? HARIANHALUAN.COM - Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menembakkan rudal ke kapal induk tiruan Amerika Serikat, USS Nimitz saat latihan perang di Selat Hormuz. Latihan militer pada Selasa (28/7/2020) itu dilakukan di tengah me.
  • Ahad, 26 Juli 2020 - 20:00:32 WIB

    Iran-Israel di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Tempurnya

    Iran-Israel di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Tempurnya HARIANHALUAN.COM – Iran dan Israel terus memanas, bahkan bisa berujung perang. Garda Revolusi Iran (IRGC) pun terus memasang kuda-kuda terhadap negara-negara Barat. Negara Apartheid itu pun kerap menyerang Iran, sebuah insi.
  • Jumat, 24 Juli 2020 - 07:11:33 WIB

    Dua Jet Tempur AS Senggol Pesawat Iran, Penumpang Cedera

    Dua Jet Tempur AS Senggol Pesawat Iran, Penumpang Cedera HARIANHALUAN.COM - Dua jet tempur Amerika Serikta 'mencium' sebuah pesawat penumpang Iran di atas wilayah udara Suriah. Akibat hal itu pilot mengubah ketinggian dengan cepat untuk menghindari tabrakan, yang menyebabkan sejuml.
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 07:36:02 WIB

    89 Kali Kapal AL Tiongkok Menyusup ke Perairan Malaysia

    89 Kali Kapal AL Tiongkok Menyusup ke Perairan Malaysia HARIANHALUAN.COM - Malaysia menyatakan, kapal-kapal Penjaga Pantai dan Angkatan Laut (AL) Tiongkok menyusup ke perairan Malaysia di Laut China Selatan yang disengketakan sebanyak 89 kali sepanjang 2016 hingga 2019..
  • Kamis, 02 Juli 2020 - 20:02:54 WIB

    Siap Perangi Iran, Amerika Pamer Kekuatan Militer

    Siap Perangi Iran, Amerika Pamer Kekuatan Militer HARIANHALUAN.COM – Setelah sempat membuka pintu negosiasi, Iran justru mendapat ancaman serius dari Amerika Serikat. Tindakan Negeri Mullah yang terus meningkatkan program nuklirnya membuat Amerika semakin gerah. Pada akh.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]