Ini Ternyata Penyebab Lumba-lumba Terdampar dan Mati


Ahad, 12 Januari 2020 - 21:04:59 WIB
Ini Ternyata Penyebab Lumba-lumba Terdampar dan Mati Lumba-lumba yang terdampar dan mati di Pantai Muaro Lasak, Sabtu (11/1) pagi

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Analis Pesisir dan Pulau-pulau Kecil BPSPL Kota Padang, Monica Ryan menyebut, untuk kasus lumba-lumba terdampar dan mati banyak faktor yang menyebabkannya. Setidaknya, tercatat ada lima faktor yang paling utama penyebab lumba-lumba ini melarikan diri dari habitatnya dan kemudian terdampar. 

Pertama, karena sakit atau terluka. Mungkin ikan itu sedang diburu oleh predator ataupun sedang berkelahi, sehingga ketika ikan ini kalah mereka akan berlindung mencari tempat yang aman yaitu menuju pesisir dengan kondisi tempat yang dangkal. Kemudian, ikan paus atau lumba-lumba terseret arus serta ditambah dengan surutnya air laut kemudian mereka terdampar.

Kedua, karena ditinggal gerombolan. Ditinggal oleh gerombolan sehingga mereka sendirian, bisa jadi karena ikan paus atau lumba-lumba ini tengah berburu mangsa. Paus lebih sering terdampar dari pada lumba-lumba, karena paus memiliki kesetiaan terhadap jenisnya. Makanya, paus lebih sering terdampar secara masal.

Ketiga, sistem navigasi terganggu. Paus dan lumba-lumba memiliki sistem navigasi yang digunakan untuk penunjuk arah. Ketika penunjuk arah ini mengalami gangguan, mereka akhirnya terdampar di perarian dangkal dan akhirnya terdampar. Terganggunya sistem navigasi bisa karena adanya aktivitas kapal perang atau kapal pengukur kedalaman yang mengeluarkan sonar suara yang sangat tinggi perambatannya sehingga navigasi ikan ini pun terganggu.

Keempat adalah faktor gejala alam. Gejala alam ini bisa karena gempa bumi akibat gunung meletus, sehingga terjadi aktivitas seismik bawah laut (gempa bawah laut) atau undersea quake. Hewan laut juga memiliki insting seperti hewan darat, ketika akan terjadi sesuatu yang bahaya mereka akan mencari tempat aman untuk berlindung.

Terakhir, oksigen menipis. Oksigen bawah laut yang rendah bisa jadi pemicu karena oksigen adalah sumber udara bersih untuk makhluk hidup. Penyebab dari oksigen rendah karena kenaikan bawah air laut sehingga kualitas air yang terangkat memiliki oksigen rendah. (*)

 Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM