Perang Lagi!  Iran Kembali Gempur Pangkalan Militer AS


Senin, 13 Januari 2020 - 07:34:28 WIB
Perang Lagi!  Iran Kembali Gempur Pangkalan Militer AS Ilustrasi rudal. Iran kembali menghujani rudal ke pangkalan militer Irak yang menjadi basis tentara AS (JUNG Yeon-Je / AFP)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM--- Sejumlah rudal Iran berturut-turut menghajar pangkalan militer udara Irak yang juga menjadi basis tentara Amerika Serikat (AS) di utara Bagdad, Irak.

Peristiwa ini melukai 4 orang, di antaranya dua perwira Irak dan dua penerbang. Akibat serangan ini sejumlah tentara dan pekerja AS dievakuasi.

"Sekitar 90% penasehat AS dan karyawan Sallypot dan Lockheed Martin (kontraktor) telah mengungsi ke Taji dan Erbil setelah ancaman ini," kata salah satu sumber sebagaimana dikutip dari AFP.

Pada saat kejadian, setidaknya terdapat 15 tentara AS dan satu pesawat di Al-Balad.
Serangan ini melukai empat prajurit setempat, seperti dilaporkan pihak militer Irak, Minggu (12/1). Dalam pernyataan itu disebutkan kalau delapan rudal tipe Katyusha mendarat di lapangan udara militer Irak Al-Balad. Serangan beruntun ini melukai dua petugas Irak dan dua penerbang.

Al-Balad adalah basis udara pesawat F-16 Irak. Pesawat ini dibeli dari AS untuk meningkatkan kapasitas militer udara negara itu.


Pangkalan itu memiliki satu kesatuan kecil Angkatan Udara AS dan kontraktor Amerika. Namun, mayoritas penduduk AS itu telah dievakuasi menyusul ketegangan antara AS dan Iran selama dua minggu terakhir, seperti disebutkan sumber militer AFP.

"Sekitar 90 persen penasihat AS, dan karyawan Sallyport dan Lockheed Martin yang menjadi spesialis pemeliharaan pesawat telah ditarik ke Taji dan Erbil setelah ancaman (Iran)," jelas sumber militer tersebut.

"Saat ini hanya tersisa tak lebih dari 15 tentara AS dan satu pesawat di Al-Balad," tambah sumber itu lagi.

Pangkalan militer yang menjadi basis pasukan AS ini kerap menjadi sasaran serangan roket dan mortir Iran dalam beberapa bulan terakhir. Namun, sebagian besar roket tersebut telah melukai pasukan Irak. Namun, satu kontraktor Amerika ikut tewas akibat serangan ini bulan lalu.

Kematian itu memicu serangkaian peristiwa berbalas yang dramatis. AS melakukan serangan balasan. Seorang Jenderal Iran, Mayjen Qasem Soleimani diserang menggunakan rudal yang ditembakkan dari pesawat nirawak MQ-9 Reaper. Akibatnya, Iran bersumpah untuk membalas dendam atas serangan itu.(*)

 Sumber : cnn /  Editor : dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM