Masuk Sekolah, Kapolsek di Sijunjung Ingatkan Hal Ini Saat Beli Motor


Senin, 13 Januari 2020 - 16:25:19 WIB
Masuk Sekolah, Kapolsek di Sijunjung Ingatkan Hal Ini Saat Beli Motor Kapolsek IV Nagari Iptu Dian Jumes Putra memberikan penyuluhan kepada para guru dan siswa MTsn 1 Sijunjung, Senin ( 13/1) foto OGI SUNANDAR

SIJUNJUNG,HARIANHALUAN.COM -- Kepolisian Resor Kabupaten Sijunjung melalui Polsek mengimbau masyarakat agar tidak membeli kendaraan tanpa surat-surat lengkap terutama kendaraan roda dua. Hal tersebut disampaikan Kapolsek IV Nagari Iptu Dian Jumes Putra SH, Senin (13/1) saat menjadi Irup di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsn) 1 Sijunjung.

Iptu Dian James mengatakan penyuluhan maupun imbauan Kamtibmas ini merupakan salah satu upaya menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah Polsek IV Nagari. Selain kenakalan remaja serta bijak dalam bermedsos, Kapolsek juga mengimbau kepada para guru dan siswa agar berhati-hati dan tidak tergiur membeli kendaraan bermotor dengan harga murah serta tidak dilengkapi surat kendaraan.

"Tujuan imbauan ini, agar masyarakat lebih berhati-hati jangan sampai masyarakat jadi korban ketidaktahuan, serta tidak membeli kendaraan yang murah. Hal tersebut juga merupakan atensi Kapolda Sumbar Irjen Pol. Toni Harmanto terkait pencegahan curanmor diwilayah Sumatera Barat, untuk itu kita himbau kepada para guru dan orangtua murid supaya berhati hati dan teliti serta tidak tergiur dengan membeli kendaraan motor dengan harga murah tanpa kelengkapan surat kendaraan," kata Kapolsek.

Pihaknya menyampaikan surat kendaraan seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan yang paling utama saat membeli motor atau kendaraan, jika salah satu surat tersebut tidak ada maka kendaraan bisa dikatakan hasil bodong atau curian.

"Apa legalitas sebuah kendaraan, yaitu STNK dan BPKB, kalau lebih jeli lagi kalau membeli kendaraan, cocokkan nomor mesin yang tertera di STNK atau BPKB, disitulah kita aman dalam berkendara, kendaraan kita jelas asal-usulnya, surat-suratnya jelas," jelas Iptu Dian James.

Lebih lanjut disampaikannya, jika suatu saat dilakukan razia dan kendaraannya tidak dilengkapi dokumen seperti surat-surat, maka pihak berwajib akan menahan kendaraannya,  sebab bisa diduga dan dicurigai sebagai barang hasil curian.

" Selain itu, bisa saja pemilik kendaraan tersebut bisa kena pidana Pasal 480 KUHP sebagai penadah barang tersebut dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara dan kendaraan akan menjadi barang bukti," tegasnya dihadapan para guru dan murid MTsn 1 Sijunjung. 

Sementara itu, Kepala Sekolah MTsn 1 Sijunjung Ngatiyo S.Ag.MM menyambut baik dan positif terkait penyuluhan Kamtibmas oleh Polres Sijunjung melalui Polsek ke sekolah sekolah. " Kegiatan penyuluhan ini sangat bagus, sebab bisa memberikan pengetahuan kepada para guru serta murid terkait kenakalan remaja, bermedsos, berlalulintas serta hukum mengenai membeli ranmor tanpa kelengkapan surat surat kendaraan,"ujar Kepala Sekolah. 

Kegiatan penyuluhan tersebut juga dilakukan serentak di Sekolah sekolah lainnya oleh Polsek sejajaran Polres Sijunjung seperti di SMA 3, SMA 8 dan SMA 12 Sijunjung  serta di SMK 4 dan SMK 7 ditambah MTsn 1 Sijunjung. (h/ogi)

Reporter : OGI SUNANDAR /  Editor : DODI NJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM