Rupiah Terus Menguat Lawan Dolar AS, Ini Penyebabnya...


Senin, 13 Januari 2020 - 18:36:27 WIB
Rupiah Terus Menguat Lawan Dolar AS, Ini Penyebabnya... Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami penguatan. Bahkan tren tersebut konsisten sejak awal Desember 2019 hingga pertengahan Januari ini. Menurut ekonom Bank Permata Josua Pardede ada sejumlah faktor yang bikin rupiah terus menguat.

Josua menjelaskan faktor yang mempengaruhi hal tersebut berasal dari dalam negeri maupun global. Untuk faktor global yaitu meredanya ketegangan antara AS dan Iran.

"Dipengaruhi juga oleh faktor global yang kita lihat risikonya agak mereda ya. Kemarin memang sempat beberapa hari risiko global agak meningkat setelah tensi geopolitik antara AS dan Iran agak meningkat. Tapi belakangan sudah kembali membaik lagi, tensinya agak menurun," kata dia saat dihubungi detikcom, Senin (13/1/2020).

Faktor kedua menurutnya dipengaruhi oleh optimisme pasar terhadap progres dari rencana kesepakatan dagang antara AS dan China yang selama ini diselimuti perang dagang.

"Fase pertama kan akan segera dilakukan. Kita akan ketahui bersama besok atau dini hari ya, kesepakatan dagang AS dengan China ini akan mencapai fase pertamanya. Kedua faktor ini akhirnya memberikan optimisme terhadap investor global," jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa tak hanya mata uang rupiah yang menguat terhadap dolar AS. Namun rupiah paling menguat dibandingkan mata uang Asia lainnya. Faktor yang mempengaruhinya adalah fundamental perekonomian Indonesia.

"Dan kalau kita lihat kenapa rupiah yang paling menguat tidak lepas juga dari optimisme pelaku pasar, investor pada fundamental ekonomi kita yang relatif kuat, dan untuk sejauh ini memang secara fundamentalnya dari ekonomi kita yang masih cukup solid," tambahnya.

Dikutip detikcom dari portal online Bank Indonesia (BI), Senin (13/1/2020), rupiah terhadap dolar AS hari ini 13 Januari berada di level Rp 13.708, 10 Januari Rp 13.812, 9 Januari Rp 13.860, 8 Januari Rp 13.934, 7 Januari Rp 13.919, 6 Januari Rp 13.961, 3 Januari Rp 13.899, 2 Januari 13.895.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 07:02:07 WIB

    Beda Kondisi Terpuruknya Rupiah Sekarang dan Krismon 98

    Beda Kondisi Terpuruknya Rupiah Sekarang dan Krismon 98 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang tercatat mengalami pelemahan hingga ke level Rp 16.000an. Hal ini disebabkan oleh penguatan dolar AS yang terus terjadi sejak pertengah.
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 10:35:20 WIB

    Tega! BRI, BNI, dan Telkom Dikuras Sampai Kehilangan Ratusan Miliar Rupiah!

    Tega! BRI, BNI, dan Telkom Dikuras Sampai Kehilangan Ratusan Miliar Rupiah! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Perjuangan pasar modal domestik untuk bangkit belum mebuahkan hasil yang menggembirakan sepanjang hari ini. Meski mampu kembali ke level 4.000-an dan mencicip zona hijau, Indeks Harga Saham Gabunga.
  • Senin, 23 Maret 2020 - 08:28:10 WIB

    Apa Salahmu Rupiah! Kenapa Terus Melemah

    Apa Salahmu Rupiah! Kenapa Terus Melemah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan pasar spot pagi ini. Rupiah terus mengalami tekanan dan belum juga berakhir. Apa penyebabnya?.
  • Jumat, 20 Maret 2020 - 11:41:49 WIB

    Waspada! Nilai Tukar Rupiah Hampir Seperti Kondisi Krismon 98

    Waspada!  Nilai Tukar Rupiah Hampir Seperti Kondisi Krismon 98 JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Nilai tukar rupiah hari ini kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah Jumat (20/3) berada di atas level Rp 16.000, kondisi ini sudah mendekati posisi terburuk pada krisis monter  1.
  • Jumat, 20 Maret 2020 - 08:48:39 WIB

    Wabah Corona Kian Merebak, Rupiah Kembali Melemah

    Wabah Corona Kian Merebak, Rupiah Kembali Melemah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah di perdagangan pasar spot pagi ini. Penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan membuat investor memburu dolar AS, ase.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM