Sebagian Warga Menolak Hasil Pilwana Koto Tinggi 


Selasa, 14 Januari 2020 - 09:29:19 WIB
Sebagian Warga Menolak Hasil Pilwana Koto Tinggi  Salah seorang perwakilan anak Nagari Koto Tinggi,  Danil, memberikan keterangan usai sertjab Walinagari Koto Tinggi, GATOT

AGAM, HARIAN HALUAN.COM-Tidak terima  dengan hasil pemilihan wali nagari (Pilwana),  puluhan anak Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, mendatangi kantor walinagari setempat saat proses serah terima jabatan (sertijab) dari Pj Wali Nagari Koto Tinggi Roni, kepada  walinagari terpilih Geginda,  Senin (13/1).

Salah seorang perwakilan anak Nagari Koto Tinggi,  Danil mengatakan, anak Nagari Koto Tinggi tidak menerima dengan proses hasil Pilwana Koto Tinggi  yang tidak berjalan dengan mekanisme dan aturan. Anak nagari menilai ada indikasi kecurangan dalam proses pemilihan walinagari beberapa waktu lalu.

Menurutnya, anak nagari memiliki bukti-bukti tentang adanya kecurangan saat pilwana, termasuk keterangan dari pihak penyelenggara Pilwana sendiri. Dalam hal ini, pihak penyelenggara Pilwana  telah  menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada anak nagari atas adanya kesalahan dan kekilafan dalam  pelaksanaan Pilwana tersebut.

Dengan adanya indikasi  kecurangan ini, maka anak nagari menuntut kepada pihak kecamatan untuk membatalkan pelantikan dan sertijab walinagari terpilih, sekaligus dilakukan Pilwana ulang. Anak nagari menilai Pilwana yang dilaksanakan  tidak sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2017, tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian Walinagari.

“Sebelumnya anak nagari sempat menggembok kantor nagari satu hari satu malam,  meski gembok tersebut akhirnya dibuka kembali oleh Camat Baso bersama dinas terkait,  tanpa adanya musyawarah dengan anak nagari,” ujar Danil.

Menurutnya, kedatangan anak nagari saat proses sertijab Walinagari memang untuk menyampaikan tuntutannya agar proses sertijab tidak dilaksanakan. Namun camat tetap memaksakan kehendak untuk melakukan serah terima jabatan tersebut. “Berdasarkan audiensi yang kami lakukan dalam forum,  camat tidak bisa lagi untuk memfasilitasi anak nagari, dan sertijab tetap  dilaksanakan. Jadi dalam persoalan ini, kemana lagi  anak nagari akan mengadu,” ungkap Danil.

Terpisah Wali Nagari Koto Tinggi  terpilih,  Geginda usai sertijab mengatakan, dalam proses berdemokrasi tentu  ada masyarakat yang merasa keberatan dan  tidak puas dengan hasil yang telah ditetapkan. Untuk itu, apa yang menjadi tuntutan anak nagari tersebut sah -sah saja.

Ia menjelaskan, Pilwana Koto Tinggi merupakan agenda demokrasi yang harus dilalui,  dimana semenjak dari proses pencalonan sampai dengan rekapitulasi penghitungan suara dan pelantikan wali nagari terpilih, itu merupakan agenda demokrasi yang dilindungi dengan peraturan perundang-undangan, dan ada produk hukum yang mengatur. Hanya saja yang namanya berdemokrasi, tentu ada pola pikir, pola pandang yang kadang terabaikan.

“Sebagian orang mungkin memandang  bahwa pemilihan kepala desa atau Pilwana itu sebagai ajang politik. Namun bagi saya pribadi, Pilwana bukan sebagai ajang politik, tetapi adalah ajang untuk  mencari pemimpin baru dan mencari pemimpin yang berkompeten di sebuah nagari, khususnya di Nagari Koto Tinggi. Karna semua proses dan  aturannya telah dipersiapkan,” kata  Geginda.

Mengutib kepada peraturan daerah ulasnya,   masyarakat boleh malakukan sanggahan dan gugatan ketika itu semua dilengkapi dengan bukti yang otentik, dilengkapi dengan saksi, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya tiga hari sejak dari pelaksanaan pemilihan. Jadi dalam persoalan ini,  wajar jika anak nagari menyampaikan rasa tidak puasnya.

“Kedepan tentu persoalan yang terjadi kita anggap sebagai Biduak Lalu Kiambang Batauik. Kita  yakin seluruh elemen unsur masyarakat tentu menginginkan agar Nagari Koto Tinggi ini  lebih baik, lebih bagus, dan lebih bisa menjaga marwah nagari untuk kedepannya. Kita juga  yakin,  indak adoh kusuik nan indak salasai, indak adoh karuah, nan indak kajaniah. Insyaallah kami tetap profesional dalam menjalankan tugas dan amanat sebagai wali nagari yang telah diamanahkan masyarakat,” ucap Geginda. (h/tot)

Reporter : RUDI GATOT /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM