Soal Satpol PP Syariah, Hendri Septa : Diupayakan Jika Urgen


Selasa, 14 Januari 2020 - 21:01:31 WIB
Soal Satpol PP Syariah, Hendri Septa : Diupayakan Jika Urgen Wakil Walikota Padang, Hendri Septa. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota Padang bakal mempertimbangan wacana pembentukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Syariah. Pasalnya, jika beralih menjadi syariah salah satu yang diperhatikan mengenai pakaian personel perempuan, selama ini memakai celana panjang akan diganti dengan rok.

Wakil Walikota Padang, Hendri Septa mengatakan, wacana pembentukan ini untuk menidaklanjuti usulan Ustad Abdul Somad (UAS) saat memberi ceramah di Pantai Cimpago, Padang beberapa waktu lalu. Satpol PP Syariah dimaksud akan lebih mengedepankan ke seragam petugas penegak perda di lapangan.

"Nanti kita akan bahas dulu, kemungkinan Satpol PP yang perempuan harus menggunakan rok, pakaiannya lebih islami. Kita akan upayakan jika itu memang urgen," kata Hendri dikerumuni awak media, Selasa (14/1/2020).

Menurut Hendri Septa, nantinya Satpol PP Syariah akan tampil lebih islami, termasuk perilaku atau sikapnya lebih humanis dan lembut. Pasalnya, selama ini keberadaan Satpol PP dianggap masyarakat sebagai kelakuan para algojo, yang menindak dengan semena-mena atau dengan kekerasan.

"Selama ini Satpol PP selalu dianggap seperti algojo. Dengan adanya Satpol PP syariah ini diupayakan petugas lebih indah dan lembut," ujar Hendri Septa.

Hendri Septa juga berpendapat Satpol PP Syariahnantinya akan seperti Satpol PP penyuluh. Dalam artian, Satpol PP lebih mengedepankan untuk mencegah perbuatan yang melanggar peraturan daerah (Perda). Salah satunya dengan sosialisasi dan memberikan arahan terkait persoalan yang diperdakan.

Seperti ramai diberitakan, Kasat Pol PP Padang, Alfiadi tidak akan menunggu lama untuk membentuk satu pleton satpol pp syariah ini. Rencananya, satu pleton satpol pp syariah ini diisi oleh 30 petugas.

Penjaringan petugas syariah ini, nantinya, petugas yang berlatar belakang sarjana Islam akan direkrut dan dilakukan penjaringan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan perekrutan bagi petugas yang lebih paham agama cukup baik.

"Anggota kita banyak lulusan universitas Islam. Kita akan kumpulkan mereka. Saya akan mencari regulasinya, sebagai acuan dan akan kita buatkan perwakonya sesegera mungkin. Untuk tahap awal kita akan uji coba dulu dengan satu pleton," ujar Alfiadi.

Satpol pp syariah ini juga dibedakan dari segi pakaian dan seragam mereka serta pola kerja mereka yang akan disesuaikan dengan budaya kita. Satpol PP syariah nantinya sangat identik dengan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah yang sudah melekat dan menjadi kehidupan masyarakat Padang dan Minangkabau.

"Yang laki-laki kita akan sesuaikan dengan budaya kita, yakni memakai peci, untuk perempuan memakai pakaian longgar dan elegan. Agar tidak mengganggu gerak di lapangan," tutupnya. (h/milna)

Reporter : Milna /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]