Duh..! Pemerintah Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg Tahun Ini


Selasa, 14 Januari 2020 - 22:01:21 WIB
Duh..! Pemerintah Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg  Tahun Ini ilustrasi. (okezone)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Subsidi elpiji 3 kg alias gas melon dipastikan dicabut pemerintah. Kebijakan tersebut dilakukan mulai awal semester II-2020.

"Elpiji ini tantangan kita di 2020, secara prinsip elpiji 3 kg hanya untuk masyarakat yang berhak, sedang persiapan subsidi langsung pada masyarakat. Mudah-mudahan pertengahan tahun ini bisa diterapkan," ujar Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Djoko mengatakan, ESDM terus berkoordinasi dengan instansi pemerintah lainnya, terutama Kemenko Perekonomian, Kemenko Maritim dan Investasi, serta Kemenko PMK. Sinergi ini penting supaya penyaluran gas elpiji 3 kg tepat sasaran.

"Berbagai sektor terkait setuju untuk elpiji 3 kg secara tertutup hanya untuk masyarakat yang berhak," ucapnya.

Djoko mengungkapkan, saat ini pemerintah sudah memiliki skema penyaluran gas elpiji 3 kg meskipun belum ditentukan secara final. Masyarakat nanti bisa membeli gas melon dengan kartu yang terhubung ke bank lewat QR code.

"Uji coba di beberapa tempat pakai kartu, Pertamina pakai QR code. Nanti yang beli elpiji 3 kg langsung terekam. Misal, beli tiga tabung Rp100.000, nanti langsung transfer ke QR ini. Data sudah ada, kebijakan seperti apa, belum diputuskan," ucap dia.

Penyaluran subsidi elpiji 3 kg dengan sistem tertutup, kata dia, akan menghemat anggaran subsidi elpiji antara 10-15 persen. Hal itu dengan catatan bahwa kebijakan ini bisa diterapkan tepat waktu.


Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Mohammad Hidayat menyebut, gas elpiji 3 kg yang disalurkan ke masyarakat tahun ini ditetapkan 6,9 juta ton.

"Ke depan, subsidi bukan pada komoditasnya, tapi pada penerima yang berhak, pada orang yang berhak sehingga saving (penghematan) makin besar," ujarnya.(*)

 Sumber : inews /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 05 Maret 2020 - 19:41:16 WIB

    Waduh..! Kartu Prakerja Gagal Dirilis

    Waduh..! Kartu Prakerja Gagal Dirilis JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program kartu prakerja belum bisa dirilis di tiga kota pada awal Maret ini. Sebab, peraturan presiden (perpres) terkait belum dit.
  • Kamis, 05 Maret 2020 - 18:19:42 WIB

    Duh..! Jajanan Isi Kacang Hijau Ini Bikin Netizen Mikir Jorok

    Duh..! Jajanan Isi Kacang Hijau Ini Bikin Netizen Mikir Jorok JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Saking uniknya ragam kuliner Indonesia, ada saja makanan yang punya nama nyeleneh. Seperti jajanan di Malang yang disebut 'kontol kambing'..
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 08:23:57 WIB

    Waduh..! Honda Jazz Bakal Pensiun di Indonesia?

    Waduh..! Honda Jazz Bakal Pensiun di Indonesia? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ada kemungkinan nama Jazz, hatchback Honda yang dijual di Indonesia sejak 2003, bakal lenyap. Spekulasi ini muncul sebab sekarang generasi baru Fit, nama lain Jazz di Jepang, dinilai tak cocok buat.
  • Rabu, 26 Februari 2020 - 12:37:44 WIB

    Waduh..! 4 Hari Libas Rupiah, Dolar Singapura Dekati Rp10.000

    Waduh..! 4 Hari Libas Rupiah, Dolar Singapura Dekati Rp10.000 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar dolar Singapura kembali menguat melawan rupiah pada perdagangan Rabu (26/2/2020), dan mendekati level Rp 10.000/SG$..
  • Selasa, 25 Februari 2020 - 15:07:47 WIB

    Waduh..! Ekspor Ikan Hias Makin Turun

    Waduh..! Ekspor Ikan Hias Makin Turun BOGOR, HARIANHALUAN.COM -- Wilayah Bogor merupakan salah satu sentra produksi budidaya ikan hias yang mencakup 607 Rumah Tangga Perikanan (RTP) bidang usaha. Produksi budidaya ikan hias Bogor meningkat dari 242,52 juta ekor p.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]