Percepat Pembangunan, Limapuluh Kota Kota Kerjasama dengan Kampar


Rabu, 15 Januari 2020 - 01:16:30 WIB
Percepat Pembangunan, Limapuluh Kota Kota Kerjasama dengan Kampar Sekdakab Limapuluh Kota, berbagi cendramata dengan Sekdakab Kampar, diruang rapat bupati, Selasa.. ZULKIFLI

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM-- Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, diharapkan sesegeranya untuk melakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar daerah. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan pada dua daerah bersangkutan terlebih lagi di wilayah perbatasan kedua daerah.

Hal tersebut terungkap dalam acara kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kampar, ke Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, di ruang sidang bupati di Bukik Limau, Sarilamak, Selasa (14/1).

“Kita berharap bisa mengejar pelaksanaan penandatanganan kerjasama antar daerah Kabupaten Kampar dengan Limapuluh Kota, terutama untuk wilayah perbatasan seperti Desa Balung Kampar dengan nagari di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Sekdakab Limapuluh Kota Widya Putra, di hadapan rombongan Pemkab Kampar yang dipimpin Sekdakab Kampar Drs. Yusri, M.Si beserta sejumlah kepala OPD Kampar.

Kerjasama itu, lanjut Widya antara lain pada sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, sosial, perhubungan dan lainnya. “Kerjasama ini jelas sebagai salah satu upaya untuk mengejar pembangunan di nagari atau desa  yang ada di perbatasan, termasuk pembangunan perekonomian masyarakat,” sebut Widya Putra.

Hal senada senada juga disampaikan Sekda Kampar Yusri. Ia juga berharap Pemkab kedua daerah bisa mengejar pelaksanaan penandatanganan kerjasama untuk perbatasan tersebut. Untuk itu kedua pemerintah daerah bisa membuat gagasan bersama, utamanya dalam  membenahi kawasan perbatasan dimaksud.

“Jalan dari Balung ke Kabupaten Limapuluh Kota, merupakan jalur  alternatif Sumbar-Riau. Panjang jalannya tinggal sekitar 5 kilo meter (KM) di desa Balung dan lebih kurang 4 kilo meter di Kabupaten Limapuluh Kota,” tambah Yusri.

Untuk membangun jalan ini, lanjut Yusri, butuh biaya besar yang diantaranya buat pengecoran permukaan jalan yang diperkirakan akan mencapai Rp4 miliar lebih setiap kilo meternya. Menyimak kenbutuhan biaya yang besar, tentunya kedua daerah akan berupaya untuk mengusulkannya ke pemerintah pusat.

“Karena itu, mari kita gagas bersama kerjasama yang baik ini. Kita berharap dalam waktu dekat diharapkan kerjasama segera ditandatangani kedua kepala daerah,” tuturnya. (h/zkf)

Reporter : ZULKIFLI /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]