Pemko Padang Targetkan PAD 2020 Rp881 Miliar


Rabu, 15 Januari 2020 - 16:25:42 WIB
Pemko Padang Targetkan PAD 2020 Rp881 Miliar Didi Aryadi saat menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Kota Magelang di Ruang Abu Bakar Ja'far Balaikota Padang, Aie Pacah, Rabu (15/1/2020). Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Tahun 2020 ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp881 miliar. Asisten Administrasi Setdako Padang, Didi Aryadi mengatakan, peningkatan target PAD dinilai realistis, sebab tahun lalu Pemko berhasil mencapai PAD Rp808 miliar.

"Untuk capaian PAD Kota Padang tahun 2020 ini ditargetkan Rp814 miliar. Naik dari target sebelumnya yaitu Rp808 miliar," kata Didi Aryadi saat menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Kota Magelang di Ruang Abu Bakar Ja'far Balaikota Padang, Aie Pacah, Rabu (15/1/2020).

Didi Aryadi yang didampingi sejumlah unsur pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemko Padang juga menguncapkan terimakasih kepada rombongan Komisi B DPRD Kota Maggelang karena telah memilih Kota Padang sebagai destinasi studi komparasi.

"Sektor pariwisata dan perdagangan menjadi sektor unggulan kita untuk menggenjot PAD tersebut dan ini sejalan dengan pembangunan visi Kota Padang yang tertuang dalam RPJMD 2019-2024 yaitu, "Mewujudkan Masyarakat Kota Padang yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan, Pariwisata Unggul, serta Berdaya Saing," kata Didi Aryadi.

Lebih lanjut, kata Didi Aryadi, upaya Pemko merevitalisasi bangunan Pasar Raya Padang pascagempa 2009 hingga saat ini. Sehingga perekonomian masyarakat dapat terus menggeliat dipusat perdagangan Kota Padang tersebut.

Pada kesempatan itu, Didi Aryadi juga memaparkan grafik pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita, indeks pembangunan manusia, indikator investasi, indikator kenija kepariwisataan yang meningkat dari tahun ke tahun.

Diketahui, rombongan Komisi B DPRD Kota Magelag berjumlah 24 orang. Terdiri dari Ketua DPRD Kota Magelang, Stin Sahyutri Soekisno sekaligus pimpinan rombongan yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Maggelang Bustanul Arifin, Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, dan sejumlah pimpinan, serta unsur OPD Kota Magelang.

"Kedatangan kami di Pemerintah Kota Padang disamping untuk silahturahmi, juga untuk studi komparasi terkait oengelolaan aset daerah, pengelolaan BUMD, strategi peningkatan PAD, serta penannggulangan kebocoran PAD yang akan kami terapkan di Kota Magelang nantinya," kata Siti Sahyutri.

Menurut sejarahnya, Kota Magelang merupakan Kota Tua berusia 1.114 tahun. Magelang tidak memiliki Sumbaer Daya Alam. Sehingga sektor yang paling menonjol untuk menggerakkan perekonomian masyarakat adalah sektor jasa. Misalnya, jada usaha perhotelan.

Sebab, Kota Magelang letaknya strategis, berada di Jalur Semarang, Purwekerto, dan Yogyakarta. Juga pelayanan jasa kesehatan yang menjadi sumbdr PAD utama. Alasanya rumah Magelang tipe B yang menjadj rujuka ke-Kedu Raya. (h/milna)

Reporter : Milna /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM