Duh..!  24,79 Juta Penduduk Indonesia Miskin


Rabu, 15 Januari 2020 - 21:46:07 WIB
Duh..!  24,79 Juta Penduduk Indonesia Miskin ilustrasi

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Angka kemiskinan di Indonesia pada bulan September 2019 menurut data Badan Pusat Statisik (BPS)  sebesar 9,22% atau  berjumlah  24,79 juta orang.


 Angka itu  menurun 0,19% poin terhadap Maret 2019 dan menurun 0,44%. Namun ada beberapa daerah yang masih tinggi dan berada di atas rata-rata nasional yakni salah satunya Papua dan Papua Barat.

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, terdapat 33 provinsi di Indonesia yang mengalami penurunan penduduk miskin.

 "Sedangkan provinsi yang mengalami kenaikan jumlah penduduk miskin, yakni Maluku Utara sebesar 0,14%," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/1/2020).


Selain di Papua dan Papua Barat, persentase kemiskinan di atas rata-rata nasional juga terjadi di NTT yang mencapai 20,62, Maluku 17,65, Gorontalo 15,31, Aceh 15, 01, Bengkulu 14,91, NTB 13,88, dan Sulawesi Tengah 13,18 persen.


Meski demikian, Provinsi Papua masih memegang persentase jumlah penduduk miskin tertinggi yakni 26,55% atau dengan jumlah 900,95 ribu orang. Kemudian Papua Barat menduduki peringkat kedua dengan 21,51% atau setara dengan jumlah 207,59 ribu orang miskin. Kemudian NTT menempati peringkat ketiga dengan persentase 20,62% atau setara dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 1,12 juta orang.

"Maluku sebesar 17,6% dengan jumlah 319,51 ribu orang miskin, serta Gorontalo dengan persentase sebesar 15,31% atau setara berjumlah 184,71 ribu orang miskin," jelasnya

Sedangkan, provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah ada pada DKI Jakarta sebesar 3,42% atau setara dengan jumlah 362,30 ribu penduduk miskin. Serta pada Provinsi Bali dengan persentase 3,61% atau setara dengan jumlah 156,91 ribu orang miskin.

Kemudian Kalimantan Selatan terendah ketiga dengan persentase sebesar 4,47% atau setara berjumlah 190,29 ribu orang miskin. Lalu Kepulauan Bangka Belitung dengan persentase sebesar 4,50% atau setara 67,37 ribu orang miskin, serta Kalimantan Tengah 4,81% atau setara dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 131,24 ribu orang. (snd)

 Sumber : Sindonews /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 24 Februari 2020 - 20:15:55 WIB

    Duh..! Seluruh Pejabat Negara 'Kena Getah' Gara-gara Pernyataan Hamil Saat Renang

    Duh..! Seluruh Pejabat Negara 'Kena Getah' Gara-gara Pernyataan Hamil Saat Renang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, meminta kepada seluruh pejabat negara berhati-hati dalam menyampaikan pendapat. Hal ini terkait pernyataan Komisioner Komnas Perlindungan Anak I.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:14:27 WIB

    Waduh..! Prabowo Menggerutu Disebut Menteri Terbaik

    Waduh..! Prabowo Menggerutu Disebut Menteri Terbaik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menggerutu saat mendapat predikat sebagai menteri terbaik. Ajudan pribadinya, Dhani Wirianata menceritakan alasan Prabowo menggerutu..
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 08:43:53 WIB

    Waduh..! Jakarta Waspada Banjir Pagi Ini, Semua Pintu Air Siaga III

    Waduh..! Jakarta Waspada Banjir Pagi Ini, Semua Pintu Air Siaga III JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Hujan yang mengguyur Kota Jakarta dan sekitarnya mulai Sabtu (22/2/2020) dini hari menyebabkan ketinggian air di sejumlah pintu air meningkat hingga berstatus siaga tiga banjir atau level waspada..
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 23:29:19 WIB

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)   menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Pertimbangannya antara lain lamanya waktu penyelidikan hingga tidak cukupnya bukti permulaan..
  • Selasa, 18 Februari 2020 - 14:50:12 WIB

    Duh..! Begini Ancaman Sri Mulyani untuk BPJS Kesehatan

    Duh..! Begini Ancaman Sri Mulyani untuk BPJS Kesehatan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengancam akan menarik kembali suntikan modal ke BPJS Kesehatan jika Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan dibatalkan. Perpres itu memutuskan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM