Sedang Dievaluasi, Tarif Ojol Bakal Naik Lagi?


Kamis, 16 Januari 2020 - 10:55:24 WIB
Sedang Dievaluasi, Tarif Ojol Bakal Naik Lagi? Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Perhubungan buka suara soal aksi demo yang dilakukan para driver ojek online. Evaluasi dan revisi pengaturan tarif jadi salah satu masalah yang disuarakan.

Menurut, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, soal besaran tarif pihaknya sendiri memang sedang mengevaluasinya. Namun, hingga kini belum ada keputusan.

"Jadi selain minta direvisi diatur provinsi, mereka juga minta dievaluasi besaran tarifnya. Saya sendiri memang sedang tinjau tarif ini, udah dua kali saya rapat, belum ada keputusan tapi," ungkap Budi saat ditemui di kantornya, Rabu (15/1/2020).

Lantas usai dievaluasi, apakah tarif ojol bakal naik lagi?

Budi mengatakan sebetulnya evaluasi tarif bukan berarti menaikkan besaran tarif. Bisa saja tarif tetap sama usai dievaluasi, bahkan ada kemungkinan turun.

"Saya melihatnya begini, jangan setiap evaluasi artinya naik. Kalau evaluasi tarif ini bisa naik, turun, bisa juga tetap sama. Kita tuh harus liat kelangsungan ojol ini juga," ungkap Budi.

Dia mengatakan soal tarif tidak bisa selalu menggunakan persepsi pengemudi yang maunya tarif naik terus. Banyak aspek yang mesti diperhitungkan, kemampuan daya beli masyarakat misalnya.

"Jangan persepsi tarif itu persepsi saya sebagai pengemudi. Harus ada YLKI juga dong willingness to pay-nya masyarakat berapa, dan pihak terkait lainnya," jelas Budi.

Apabila tarif hanya naik terus, memang driver ojol yang mendapat untung. Namun, ada kemungkinan penumpang meninggalkan ojek online karena kemahalan.

"Nanti kalau kemahalan gitu, emang enak narik berapa kali udah dapat banyak. Tapi kalau turun pelanggannya gimana? Ngapain pakai ojek mahal, mending naik TJ (Transjakarta) atau jalan kaki sekalian," kata Budi.

"Kalau penumpang mikir begitu gimana, harus diperhatikan itu juga kan," tegasnya.(*)
 

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 25 November 2019 - 17:15:33 WIB

    Punya Rekening Rp 1 M? Anda Sedang Dipantau Ditjen Pajak Lho...

    Punya Rekening Rp 1 M? Anda Sedang Dipantau Ditjen Pajak Lho... JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengaku telah mengantongi data orang kaya dalam hal ini wajib pajak (WP) orang pribadi (OP) pemilik saldo rekening di atas Rp 1 miliar..
  • Sabtu, 02 November 2019 - 08:59:19 WIB

    Aturan Sedang Disusun, Telat Bayar BPJS Bakal Susah Akses Layanan Publik

    Aturan Sedang Disusun, Telat Bayar BPJS Bakal Susah Akses Layanan Publik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah tengah menyiapkan sanksi bagi peserta BPJS Kesehatan yang telat bayar atau nunggak. Sanksi bersifat layanan publik yang sangat dibutuhkan masyarakat umum setiap hari..
  • Senin, 21 Maret 2016 - 04:17:50 WIB
    Harga Karet dan Produksi TBS Turun

    Kondisi Ekonomi Masyarakat Dharmasraya Sedang Sulit

    DHARMASRAYA, HALUAN — Masyarakat Dharmasraya saat ini merasakan kesulitan ekonomi, pasalnya harga kebutuhan sehari-hari mulai melambung, sementara penghasilan menurun dengan turunnya harga karet. Kesulitan itu ditambah oleh.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM