Komisi III DPRD Bukittinggi Tinjau Pasa Ateh, TMSBK dan Rusunawa


Kamis, 16 Januari 2020 - 17:37:58 WIB
Komisi III DPRD Bukittinggi Tinjau Pasa Ateh, TMSBK dan Rusunawa Pimpinan  DPRD bersama Komisi III DPRD, turun kelapangan meninjau Pasa Ateh, TMSBK dan Rusanawa. GATOT

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Sebagai wakil rakyat yang mempunyai fungsi pengawasan, pimpinan DPRD bersama komisi III DPRD Bukittinggi, turun kelapangan untuk meninjau sejumlah  pembangunan di Kota Bukittinggi, Kamis (16/1).

Kunjungan lapangan diawali dengan peninjauan Pasa Ateh, dan dilanjutkan ke Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) untuk melihat pembangunan kandang Aviary. Terakhir, anggota dewan ini meninjau pembangunan Rusunawa di Bukik Cegek, Kelurahan Bukik Apik.

Kunjungan lapangan turut didampingi sejumlah Kepala SKPD terkait, Sekwan DPRD beserta  jajaran sekretariat, dan anggota Komisi III lainnya seperti,  Ibra Yaser, H. Irman, Hj. Noni, Abdurrahman, dan Asri Bakar.

Ketua DPRD Bukittinggi  Herman Sofyan,  didampingi Ketua Komisi III Maderizal mengatakan,  kunjungan lapangan yang dilakukan dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang ada di Bukittinggi. Kunjungan lapangan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi  Maderizal, yang membidangi pembangunan dan pariwisata.

“Setelah komisi III rapat bersama mitra kerja dari SKPD yang bersangkutan, maka kita tindak lanjuti dengan kunjungan lapangan untuk melihat perkembangan dan realisasi dari pekarjaan tersebut. Alhamdulilah, kami dari DPRD sangat mengapresiasi pemerintah daerah atas pembangunan yang dilakukan. Kalau  kita lihat pembangunan dan tingkat kunjungan  saat ini,  sangat membanggakan Kota Bukittinggi,” ujar Erman Sofyan,  yang juga turut didampingi Wakil Ketua DPRD Nur Hasra.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi  Maderizal menyampaikan, kunjungan lapangan  yang dilakukan ini merupakan agenda kerja Komisi III DPRD untuk meninjau sektor pembangunan dan sektor pariwisata. Dari sisi pembangunan, Komisi III telah melihat pembangunan Pasar Atas yang berdiri dengan megah.

“Kita meapresiasi pemerintah daerah yang merespon pembangunan kembali Pasa Ateh yang mempergunakan dana APBN. Secara kontruksi kami lihat pembangunannya cukup memuaskan.  Kita juga meapresiasi PT Brantas Abib Raya selaku pelaksana pekerjaan, dimana hasil karya dari PT Brantas Abib Raya sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah dan masyarakat,” ujar Maderizal.

Ia berharap agar Pasa Ateh Bukittinggi bisa menjadi pasar tradisonal percontohan di Indonesia. Apalagi Pasa Ateh yang dibangun ini berdiri dengan megah yang dilengkapi dengan lift, escalator,  basement parkir mobil, dan food court dilantai paling atas. “Dibasement parkir,  kami melihat perlu adanya  penambahan teknologi, sehingga pengaturan parkir untuk keluar masuk mobil bisa memanfaatkan teknologi tersebut,” kata Maderizal.

Terkait dengan kunjungan ke TMSBK Bukittinggi terang Maderizal, dengan adanya kenaikan tarif  restribusi masuk ke TMSBK, tentu harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan pariwisata, dan pelayanan tambahan. “Kita juga meapresiasi saran dari Dinas Pariwisata yang bakal  membuat mini Sea World untuk pengembangan Aquarium  yang ada di TMSBK,” ucap Maderizal.

Untuk kunjungan ke Rusunawa ulasnya, untuk tahun 2020 ini dianggarkan lagi untuk taman, pos satpam  dan Ipal sebesar Rp 1,7 miliar. “Kami  meminta supaya kedalaman sumur bor ditambah 50 meter lagi dari yang sebelumnya 150 meter. Kita juga meminta penambahan tenaga kerja dari 39 orang tenaga kerja yang ada saat ini,”  tukas anggota DPRD dari Fraksi Demokrat ini. (h/tot)

Reporter : Gatot /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM