Lisda Hendrajoni Sayangkan Nominal Uang Pengganti Relawan Tagana


Kamis, 16 Januari 2020 - 17:42:42 WIB
Lisda Hendrajoni Sayangkan Nominal Uang Pengganti Relawan Tagana Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni Fraksi Nasdem saat rapat dengar pendapat bersama Kementrian Sosial dan BNPB di gedung Nusantara II di Jakarta.

JAKARTA, HARIANHALUAN.CO - Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni, menyayangkan besaran tali asih (uang pengganti) bagi para relawan Tagana yang dinilai masih jauh dari kata layak. Menurutnya, para relawan mestinya mendapat perhatian lebih layak, karena langsung turun ke lapangan dengan resiko yang cukup besar saat pasca ataupun terjadi bencana.

"Ya, jika melihat gerakan dan kesigapan para relawan Tagana di lapangan, sungguh sangat luar biasa. Namun, ya itu tadi, tidak sebanding dengan upah yabg diterimanya hanya Rp250 ribu. Kedepan agar ini lebih ditingkatkan lagi," ujar Lisda Fraksi Nasdem saat rapat dengar pendapat bersama Kementrian Sosial dan BNPB di gedung Nusantara II di Jakarta, Kamis (16/1).

Ia menuturkan, meskipun disebut relawan, namun mereka sudah memiliki tugas pokok sebagai seorang petugas tanggap bencana yang langsung turun ke lapangan saat terjadi musibah alam dalam situasi apapun.

"Jika perlu, mereka (Tagana) kita asuransikan. Sebab, mereka berjuang menyelamatkan orang lain yang terkena bencana. Namun, kondisi ini sangat berbanding terbalik, sebab diri mereka sendiri belum terselamatkan," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga apresiasi kepada tim relawan Tagana dan Menteri Sosial Juliari Batubara beserta jajaran. 

Berdasarkan data Kementrian Sosial RI, setidaknya Tagana di seluruh Indonesia berjumlah 40.000 personil, dan sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 100 Miliar dari pusat. Terkait hal itu, jika ditingkatkan tentunya akan menambah serapan anggaran yang lebih besar lagi di kementrian, serta berdampak pada logistik dan anggaran lainnya.

"Untuk Tagana sudah kami berikan tali asih Rp250 ribu masing-masingnya dengan jumlah relawan sebanyak 40.000 orang. Besaran ini sudah menyerap anggaran sebesar Rp100 Miliar dari Rp270 Miliar anggaran yang dikucurkan ke Kementrian Sosial RI. Jika ini ditambah, bakal berdampak pada kegiatan yang lain, sebab dianggaran tersebut juga termasuk logistik," ucap Mentri Sosial Juliari Batubara menjawab pertanyaan Lisda Hendrajoni dalam rapat dengar pendapat tersebut. 

Kendati demikian, Lisda Hendrajoni berharap hal tersebut tetap menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Jika memang tidak bisa dianggarkan tahun ini, maka di tahun mendatang mesti di prioritaskan oleh Kementrian Sosial.

"Ya, kami terus memperjuangkan hal ini, jika tidak dapat terealisasi di tahun ini, maka tahun depan (2021) mesti di prioritaskan. Sebab, ini menyangkut kesejahteraan masyarakat khususnya relawan Tagana," katanya penuh harap. (h/efz) 

Reporter : Efrizal /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM