Inilah Detik-detik Mendebarkan, Saat Petugas BKSDA Evakuasi Anak Beruang Madu di Pasbar


Jumat, 17 Januari 2020 - 08:24:22 WIB
Inilah Detik-detik Mendebarkan,  Saat Petugas BKSDA Evakuasi Anak Beruang Madu di Pasbar Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat saat menyelamatkan dan mengevakuasi anak beruang madu. (foto BKSDA)

PASBAR,HARIANHALUAN.COM-Saat terkena perangkap babi, anak beruang madu berusia 1 tahun itu diduga sedang berjalan keluar dari kawasan hutan lindung bersama induknya.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat berupaya menyelamatkan dan mengevakuasi hewan primata yang dilindungi tersebut. Namun prosesnya cukup mendebarkan.

Perangkap itu dipasang warga untuk mencegah babi masuk ke perkebunan. "Perangkap tersebut semula dipasang untuk mengurangi gangguan hama Babi yang mengganggu tanaman kebun warga, namun yang terjerat ternyata beruang madu," kata Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade Putra, Kamis (6/1/2020).


Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/1) di perkebunan warga Roba Julu, Nagari Persiapan Situak Barat, Kecamatan Lembah Malintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Anak beruang madu berusia 1 tahun itu diduga sedang berjalan keluar dari kawasan hutan lindung bersama induknya saat terkena perangkap babi.

Tim BKSDA sempat kesulitan saat melakukan evakuasi. Tim yang berjumlah 5 orang itu beberapa kali mendapatkan ancaman dari induk beruang yang berjaga dan berusaha melindungi anaknya yang terjerat.

"Butuh waktu lebih dari 1 jam bagi kami untuk dapat memisahkan induk dari anaknya tersebut. Setelah induknya dapat dijauhkan dari anaknya, kita laksanakan anestesi atau pembiusan terhadap anaknya," ujar Ade.

Satwa langka tersebut terkena perangkap babi pada kaki kanan depan. Setelah jerat dilepaskan, tim medis melakukan pengobatan.

Tim BKSDA kembali melepaskan anaknya setelah sadar. Tim kemudian menggiring anak beserta induk beruang kembali ke kawasan hutan lindung setempat.

BKSDA mengimbau warga berhati-hati dan mengurangi aktivitas pada malam hari di sekitar lokasi kejadian. Beruang madu merupakan jenis satwa langka dan dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. (dtc)

 Sumber : detikcom /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM