NASA Ubah Jamur Jadi Material Rumah di Mars


Jumat, 17 Januari 2020 - 11:59:48 WIB
NASA Ubah Jamur Jadi Material Rumah di Mars ilustrasi jamur di mars

SAINS, HARIANHALUAN.COM -- NASA bermimpi membangun rumah yang nantinya bisa ditinggali oleh koloni manusia di Planet Mars. Akan tetapi, membawa material untuk membangun rumah menggunakan pesawat antariksa menuju Mars, tentu saja bukan perkara yang mudah dilakukan.

Oleh karena itu, badan antariksa milik pemerintah Amerika Serikat ini tertarik untuk mengembangkan ide dan material alternatif yang memungkinkan dijadikan sebagai material utama pembuat rumah, termasuk memanfaatkan jamur.

Sebagaimana dikutip dari Cnet, Jumat (17/1), program NASA Innovative Advanced Concepts (NIAC) telah memberikan hibah untuk penelitian yang mengkaji pemanfaatan arsitektur jamur yang bisa dikembangkan membangun rumah di Bulan dan Mars.

Penelitian ini akan fokus pada mycelia, bagian jamur yang bentuknya mirip seperti benang yang bisa tumbuh menyebar dan bercabang. Dengan kondisi yang tepat, cabang dan persebaran mycelia bisa membentuk struktur yang padat.

Untuk konsepnya sendiri, NASA memvisualisasikan bentuk rumah dari jamur ini tersusun dari tiga lapisan material.

Lapisan terluar akan dibuat dari air es yang dibekukan untuk melindungi rumah dari radiasi. Air dari lapisan ini akan menetes ke lapisan kedua yang diisi oleh cyanobacteria agar bisa dimanfaatkan dalam proses fotosintesis.

Sementara lapisan terakhir akan terbuat dari mycelia yang akan berkembang secara organik untuk membentuk material rumah yang kokoh. 

NASA mengklaim, struktur mycelia ini akan dibiarkan tumbuh di lingkungan yang tertutup yang selanjutnya akan dipanggang untuk memastikan semua kehidupan yang ada di dalamnya hilang.

Pemanggangan ini penting untuk membuat struktur yang lebih kokoh, sekaligus memastikan tidak akan ada kehidupan asing yang mengkontaminasi Mars atau bakteri yang sudah hidup di sana.

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian yang memanfaatkan mycelia untuk menciptakan objek atau benda memang sudah dilakukan oleh NASA.

Sebagai contoh, tim peneliti dari Universitas Brown dan Stanford berhasil membuat kursi dari mycelia sebagai bagian dari proyek arsitektur-myco di NASA Ames Research Center pada 2018 lalu.

Meski penelitian ini masih dalam tahap awal, namun NASA sudah berharap teknologi habitat dari jamur ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan konstruksi bangunan di luar Bumi.

"Ketika kita merancang kehidupan luar angkasa, kita bebas untuk bereksperimen dengan ide dan material baru dengan kebebasan lebih daripada untuk di Bumi," papar Principal Investigator Myco-Architecture NIAC, Lynn Rothschild.

"Dan setelah prototipe ini dirancang untuk dunia lain, kita bisa membawanya kembali ke dunia kita," pungkasnya. (*)

loading...
 Sumber : Suara.com /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]