Asabri Harus Dikelola Kalangan Profesional, Luhut: Kayak Saya Misalnya...


Jumat, 17 Januari 2020 - 14:27:39 WIB
Asabri Harus Dikelola Kalangan Profesional, Luhut: Kayak Saya Misalnya... Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT Asabri (Persero) diterpa dugaan korupsi. Asabri juga dinilai melakukan pengelolaan investasi yang janggal, salah satunya adalah menginvestasikan dana ke saham gorengan.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai seharusnya kalangan profesional juga ikut masuk mengelola Asabri. Selama ini petinggi dan pengelola Asabri isinya hanya mantan prajurit.

"Menurut saya nanti Asabri mesti taruh orang-orang profesional untuk mengelolanya. Bukan cuma prajurit TNI dan ABRI saja. Jadi mungkin ada dimasukin orang-orang profesional," tutur Luhut saat berbincang dengan wartawan di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Pilihan lain, menurut Luhut bisa juga memasukkan mantan prajurit yang masuk ke dalam bidang profesional sipil, apalagi kalau mengerti keuangan. Seperti dirinya misalnya.

"Bisa ditimbang juga TNI yang jadi profesional, yang ngerti uang. Kayak saya misalnya," kata Luhut.

Menurutnya, kalangan profesional dibutuhkan agar pengelolaan Asabri lebih bagus. Dia khawatir kalau cuma mantan prajurit bisa dibohong-bohongi dalam industri keuangan.

"Jadi jangan yang nggak ngerti lah supaya nggak dimainin, dibohong-bohongi, sama goreng-goreng saham ini," jelas Luhut.

Dalam mengelola dana para prajurit, Asabri sendiri memiliki kasus yang hampir mirip dengan PT Jiwasraya yang juga bermasalah. Sengkarut masalah kedua BUMN asuransi itu berawal dari investasi ke saham-saham kualitas rendah.

Dari catatan detikcom, ada satu kesamaan dari portofolio keduanya, yakni berinvestasi di PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP). Entah kenapa saham emiten peternakan ikan arwana berkode IIKP ini begitu menarik bagi Jiwasraya dan Asabri.

Padahal kinerja keuangan perusahaan tersebut begitu mengecewakan, begitu pula dengan kinerja sahamnya. Saat ini harga sahamnya berada di level paling rendah Rp 50 per saham alias saham gocapan.

Jiwasraya sendiri melakukan investasi di saham IIKP melalui sederet reksadana. Sementara Asabri tercatat memiliki secara langsung.

Menurut data RTI per 31 Desember 2019, Asabri tercatat memegang saham IIKP sebanyak 1,82 miliar lembar saham atau setara 5,44% dari seluruh modal yang disetor perusahaan.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 02:04:24 WIB

    Taspen-Asabri Tetap BUMN, Program Pensiun Dialihkan ke BPJS

    Taspen-Asabri Tetap BUMN, Program Pensiun Dialihkan ke BPJS JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menyebutkan Program pensiun yang dikelola PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero) beralih ke BPJamsostek..
  • Selasa, 28 Januari 2020 - 09:38:57 WIB

    Bongkar Dugaan Korupsi Asabri, Bareskrim Bentuk Tim Khusus

    Bongkar Dugaan Korupsi Asabri, Bareskrim Bentuk Tim Khusus JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Tim Khusus  telah dibentuk Bareskrim Polri untuk memverifikasi dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Asabri) Persero. .
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 13:18:40 WIB

    Taspen Dibidik! Menyusul Jiwasraya dan Asabri yang Sedang Bermasalah

    Taspen Dibidik! Menyusul Jiwasraya dan Asabri yang Sedang Bermasalah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ombudsman RI mengaku tengah mengawasi kinerja salah satu perusahaan asuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Taspen (Persero), karena dalam investasinya dalam dua tahun berturut-turut minus 23 .
  • Sabtu, 18 Januari 2020 - 21:58:54 WIB

    Ombudsman Minta OJK Jangan Lembek Awasi Asabri

    Ombudsman Minta OJK Jangan Lembek Awasi Asabri JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ombudsman Repubik Indonesia (ORI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi ketat permasalahan yang terjadi di PT Asabri (Persero). Kasus ini berawal dari pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md y.
  • Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:02:45 WIB

    Siapa 'Pembisik' Mahfud Md soal Dugaan Korupsi Rp 10 T di Asabri?

    Siapa 'Pembisik' Mahfud Md soal Dugaan Korupsi Rp 10 T di Asabri? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Setelah kasus PT Asuransi Jiwasraya meledak, kini giliran PT Asabri yang menimbulkan polemik. Kasus ini berawal dari pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md yang menduga adanya korupsi di Asabri hingga.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM