Jalan Utama Putus, Galodo susulan Masih Mengancam Malalo


Jumat, 17 Januari 2020 - 14:58:18 WIB
Jalan Utama Putus, Galodo susulan Masih Mengancam Malalo Jalan provinsi provinsi Malalo-Simpang Payo masih putus total tertimbun material galodo berupa bebatuan. Ist

MALALO,HARIANHALUAN.COM —Cuaca ekstrem  dan hujan yang diperkirakan masih akan mengguyur, membuat beberapa lokasi, terutama di kawasan yang diterjang galodo dini hari Jumat,  masih tetap  rawan. 


Bupati Tanah Datar Irdinansyah  Tarmiz mengunjungi kawasan bencana Galodo di Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padanglaweh Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Jumat siang  (1/17/2020).

Irdinansyah yang  datang  dengan masih menggunakn tongkat  penyangga tubuh, mengimbau warga di kawasan di jalur merah ancaman galodo Malalo untuk  sementara segera mengungsi.

Menurut Bupati, berdasarkan hasil pemantauan di kawasan hulu oleh petugas, ancaman bahaya golodo masih  memukinkan terjadi lagi. Terlebih  cuaca kian tak menentu  dan hujan deras bisa saja turun mendadak. "Untuk itu  diimbau  warga yang ada di zona bahaya agar mengungsi terlebih dahulu,"  imbau Irdinansyah.

Untuk para pengungsi  Pemkab Tanah Datar  bersama masyarakat  akan membuka Dapur Umum.  

Sementara itu,   proses pemulihan transportasi masih terus dikerjakan.

Alat berat dikerahkan  untuk menyingkirkan  material longsor yang terjadi dini hari Jumat. Sekira 200 meter  badan jalan provinsi tertimbun materil galodo, selain pasir berlumpur,   jalan provinsi Malalo-Simpang Payo itu  juga  tertimbuan bebatuan cukup besar. 
Petugas BPBD di lokasi  belum dapat memastikan kapan jalan provinsi yang putus dan tertimbun material glodo  itu  normal kembali. Apa lagi  hujan deras diperkirakan masih akan mengguyur  dan sangat berisiko bagi  pekerja dan warga sekitar.

Bencana galodo Malalo  yang  terjadi  dini hari Jumat,  mengakibatkan   delapan bangunan mengalami kerusakan, terdiri dari enam unit rumah penduduk, satu toko perabotan, dan satu unit bengkel sepeda motor. 

Selain itu petugas juga mendata  15 karung padi siap panen  dan 20 karung jagung siap panen  hanyot  dihondoh galodo  ke dalam danau.

Tidak hanya itu,  satu unit mobil, satu unit sepeda motor, dua ekor sapi dan sepuluh ekor kambing dinyatakan masih hilang. *
 

 Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM