Ibnu Aziz: Calon Kepala Daerah Dari Parpol Adalah Marwah Parpol


Jumat, 17 Januari 2020 - 18:41:39 WIB
Ibnu Aziz: Calon Kepala Daerah Dari Parpol Adalah Marwah Parpol Ibnu Aziz

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada)  2020 semakin hangat. Satu persatu pasangan bakal calon kepala daerah mulai mendeklarasikan diri untuk siap berlaga pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

 Tidak terkecuali di Kota Bukittinggi. Satu persatu bakal calon kepala daerah  mulai memunculkan dirinya ketengah publik. Termasuk petahana Ramlan Nurmatias yang kembali maju dari jalur independen,  juga sudah menggandeng dan mendeklarasikan bakal calon pendampingnya untuk Pilkada Bukittinggi.

“Meski telah banyak  bakal calon tersebut  bermunculun, justru yang menarik dan menjadi pusat perhatian publik saat ini adalah momentum kemunculan bakal calon kepala daerah dari jalur Partai Politik (Parpol),” ujar  Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPD PKS Kota Bukittinggi, Ibnu Aziz, Jumat (17/1).

Ia mengatakan, kemunculan bakal calon kepala daerah dari jalur Parpol ini sangat wajar dan sangat beralasan tentunya, mengingat hingga pertengahan Januari 202,  belum satu parpol yang secara jelas dan tegas mengumumkan bakal calon kepala daerah yang akan diusung atau didukungnya. Padahal dengan jumlah anggota DPRD Kota Bukittinggi sebanyak 25 orang dan terdapat 8 parpol didalamnya, sangat berpotensi untuk memunculkan 5 pasangan bakal calon kepala daerah.

“Namun hingga saat ini belum satupun dari Parpol yang mengumumkan bakal calon yang diusung tersebut. Memang keadaan seperti itu merupakan hal yang lumrah terjadi. Karena setiap parpol mempunyai teknik dan mekanisme yang tidak sama terkait prosesi dan seleksi bakal calon kepala daerah,” ujar Ibnu Azis.

Menurut anggota Fraksi PKS DPRD Bukittinggi ini,  meski sebelumnya ada sejumlah parpol yang membuka kesempatan untuk melakukan pendaftaran terbuka bagi para bakal calon kepala daerah, namun sebaliknya ada juga parpol yang mengandalkan kekuatan silaturahmi dan pendekatan dengan para bakal calon kepala daerah, termasuk pendekatan dengan  parpol lainnya.

Namun demikian ulas politisi PKS ini,  mencermati dinamika perpolitikan yang semakin hangat menjelang perhelatan pilkada 2020, khususnya di Kota Bukittinggi, maka sudah saatnya  parpol yang ada di Kota Bukittinggi  untuk siap dan berani mengusung atau mendukung pasangan bakal calon kepala daerah dari unsur parpol.

“Kita menilai bahwa Parpol dibentuk untuk menjadi salah satu instrumen pendidikan politik, dan menyiapkan para kadernya untuk menjadi pemimpin bangsa pada tingkatannya masing-masing,” ungkap Ibnu Aziz.

Terkait adanya ide untuk membentuk koalisi besar parpol yang ada di Bukittinggi, Ibnu Aziz  memberikan apresiasi.  “Kami kira itu merupakan gagasan yang baik. Paling tidak untuk memecah kebuntuan komunikasi diantara parpol yang ada. Sebab,  hal substansi dan penting untuk segera disiapkan adalah mendesain pola atau model koalisi besar dimaksud,  serta menyiapkan aturan main yang akan disepakati oleh semua parpol,” terangnya.

Kembali kepada persoalan calon kepala daerah dari unsur parpol ulasnya,  Ibnu Aziz menilai bahwa keberadaan calon kepala daerah  dari unsur parpol sangat krusial dan akan menjadi barometer untuk mengukur sejauh mana eksistensi dan posisi parpol yang bersangkutan dalam kancah Pilkada.

“Calon dari unsur Parpol  akan meningkatkan marwah (hargadiri) Parpol tersebut. Insyaallah kami sangat yakin, bahwa Parpol di Kota Bukittinggi termasuk PKS tentunya,  siap menghadirkan calon kepala daerah dari Parpol yang berintegritas, berkompeten dankompetitif,” tukasnya. (h/tot)

loading...
Reporter : Gatot /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]