PLTP Muara Laboh Tahap II Senilai 400 Juta Dolar AS Dimulai Tahun Ini


Sabtu, 18 Januari 2020 - 05:13:01 WIB
PLTP Muara Laboh Tahap II Senilai 400 Juta Dolar AS Dimulai Tahun Ini Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Setelah sukses mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh tahap I berkapasitas 85 MegaWatt (MW) yang berlokasi di Solok Selatan, Sumatera Barat, secara komersial pada tanggal 16 Desember 2019 lalu, PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) kembali akan meningkatkan kapasitas PLTP dengan tambahan sebesar 65 MW melalui pengembangan tahap II.

Peningkatan kapasitas pembangkit listrik berbasis energi terbarukan ini merupakan bagian dari dukungan SEML kepada Pemerintah dalam mencapai target pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 mendatang.

Pengembangan Tahap II diharapkan dapat dimulai tahun ini juga setelah perijinan keluar.

"PT Supreme Energy juga dalam tahap pembicaraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN untuk pengembangan Tahap II dengan kapasitas 65 MW. Pengembangan ini diperkirakan akan membutuhkan investasi sekitar USD400 juta," ungkap Senior Manager for Site Support, Gov. Relation & Community Development, Yulnofrins Napilus, dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Sabtu (18/1/2020).

Yulnofrins mengungkapkan, sebelum ada PLTP, di Solok Selatan sering terjadi pemadaman hampir setiap hari karena terbatasnya jaringan transmisi listrik PLN dan seringnya terjadi gangguan. Namun setelah beroperasinya PLTP Muara Laboh kini tidak ada lagi pemadaman.

"Solok Selatan itu dahulu sering mati lampu meski kebutuhannya kecil hanya 8 MW, mati lampu di Solok itu bisa sampai tiga kali sehari mati lampunya. Sumber listrik PLN dari Solok itu jauh sekitar 100 kilometer. Itu kan kurang ideal karena melintasi bukit-bukit yang gampang longsor, gampang ada gangguan seperti pohon tumbang," kata Yulnofrins.

"Nah sekarang dengan adanya PLTP, PLN sudah membangun infrastruktur yang lebih baik termasuk menyediakan dua gardu induk dan transmisi kabel 150 kVA yang lebih kokoh, tinggi serta tidak mudah terkena gangguan," tambah Yulnofrins.

Diungkapkan Yulnofrins, pemanfaatan panas bumi di Solok Selatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar dan Pemerintah Daerah setempat. Dukungan dari masyarakat Solok Selatan dan Pemerintah Daerah tersebut sangat dirasakan pihak PT SEML.

Karenanya sebagai bentuk terima kasih PT SEML memberikan bantuan CSR salah satunya melalui pembangunan sarana dan prasana masyarakat sekitar wilayah kerja PLTP.

"PT Supreme Energy sangat berterima kasih atas dukungan Pemda dan masyarakat setempat. Sehingga sebagai bentuk terima kasih kami, kita turut mendukung berdirinya GOR dan beberapa infrastruktur kemasyarakatan seperti sekolah, masjid dan sarana sosial yang membutuhkan bantuan dari sebelum kegiatan eksplorasi panas bumi dilakukan," ujarnya.

Selain masyarakat, keberadaan PLTP Muara Laboh ini memberikan dampak positif juga bagi Pemerintah Daerah setempat. Pemerintah Daerah mendapat tambahan pendapatan yang besar yakni sekitar Rp15 milyar per tahun untuk Pemerintah Kabupaten tempat PLTP berada.

"Mudah-mudahan Pemerintah masih dukung kita untuk pengembangan tahap II karena sayang potensi tidak kita optimalkan. Cepat atau lambat kebutuhan listrik akan mengalami pertumbuhan yang menuntut ketersediaan pasokan," tandas Yulnofrins. (*)

 Sumber : Kementerian ESDM /  Editor : Milna


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Februari 2020 - 21:07:56 WIB

    Ketua DPRD Solsel Ingin Project PLTP Muara Laboh Tahap Dua Dipercepat

    Ketua DPRD Solsel Ingin Project PLTP Muara Laboh Tahap Dua Dipercepat SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda berharap adanya percepatan produksi listrik tahap ke-dua dari Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh dengan daya 65 megawatt (MW)..
  • Senin, 17 Juni 2019 - 15:34:43 WIB

    DSP3A Padang Pariaman Uji Coba Inovasi PLTPK

    DSP3A Padang Pariaman Uji Coba Inovasi PLTPK PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melakukan ujicoba peluncuran Pusat Layanan Terpadu Penanganan Kemiskinan (PLTPK) di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DS.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM