Resahkan Pedagang, Anak Punk Digelandang Satpol PP


Ahad, 19 Januari 2020 - 18:21:35 WIB
Resahkan Pedagang, Anak Punk Digelandang Satpol PP ANAK PUNK - Petugas Satpol PP Bukittinggi memberikan pengarahan kepada anak Punk di Kantor Satpol PP. Mereka  ditangkap di Pasar Bawah, Jumat (17/1). YURSIL

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Tim Satuan Kordinasi Ketertiban Keamanan Kota (SK4) mengamankan 12 orang anak Punk di Pasar Bawah Bukittinggi, Jumat (17/1). Ke 12 orang anak Punk itu terdiri dari 9 orang laki laki dan 3 orang wanita. Mereka berasal tidak hanya dari Bukittinggi namun juga dari daerah lain seperti, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang dan Jambi.

Identitas masing masing mereka adalah, Ramalius (21) asal Pasaman ,  Bayu Norijang (25) Pasaman Barat, Abel Fernando (19) Agam, Lisa Friyunaldi (25) Pasaman Barat, Beni Afrino (17) Pasaman Barat, Rizal (19) Bukittinggi, Dicki (25) Padang, M. Fadilla (29) Pasaman, Alfred Rianto (25) Bukittinggi, Nur Halijah (21) Jambi, Jeni Chika Amanda (18) Agam, Ananda Putri (19)  Pasaman.

Pada malam hari mereka tidur diemperan toko di Pasar Bawah, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari mereka ngamen di persimpangan lampu merah di Bukittinggi.

Keberadaan anak Punk tersebut, jelas meresahkan pemilik toko di Pasar Bawah. Pasalnya mereka tidur di emperan toko hingga pagi hari, bahkan ketika pemilik akan membuka tokonya mereka masih tidur, sehingga jelas menggangu orang berjualan.

Kadis Pol PP Kota Bukittinggi, Aldiasnur mengatakan, penangkapan anak Punk itu berdasarkan laporan masyarakat, karena mereka sudah meresahkan pedagang di Pasar Bawah.

"Pada saat kita amankan pagi harinya, mereka masih tidur di depan toko di Pasar Bawah. Keberadaan mereka di Pasar Bawah sangat meresahkan pemilik toko. Pemilik toko terganggu oleh anak punk ketika akan membuka toko," kata Kadis Pol PP Bukittinggi, Aldiasnur kepada Haluan di ruang kerjanya, Jumat (27/1).

Mantan Kepala Kesbangpol Bukittinggi itu menjelaskan anak punk tersebut melanggar Perda nomor 3 tahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.

"Setelah kita amankan di Kantor Satpol PP, mereka kita data dan lakukan pembinaan agar mereka tidak melakukan lagi hal yang sama, ngamen di lampu merah atau fasilitas umum. Setelah kita bina mereka kita suruh pulang ke daerah asalnya," ungkap Aldiasnur.

Sementara itu, Salah seorang dari mereka mengaku  telah beberapa hari ini berada di Bukittinggi. "Sebelumnya kami di Pariaman , di sana kami ditangkap Satpol PP ditangkap juga, Kami  disuruh pulang kampung, Kami tidak pulang tetapi ke Bukittinggi," ungkapnya.(h/ril).

 

Reporter : Yursil /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 07:39:32 WIB

    Meresahkan, Tiga Tersangka Curanmor di Jambi Ditembak Polisi

    Meresahkan, Tiga Tersangka Curanmor di Jambi Ditembak Polisi HARIANHALUAN.COM - Tiga tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Merangin, Jambi berhasil diringkus oleh aparat kepolisian. Ketiganya yakni, ZA, BE dan BM. Mereka menerima kado indah timah panas oleh apa.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 01:24:56 WIB

    Aksi Begal Payudara Meresahkan, 10 Mahasiswi UIN Jadi Korban

    Aksi Begal Payudara Meresahkan, 10 Mahasiswi  UIN Jadi Korban JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Setidaknya 10 mahasiswi UIN Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menjadi korban aksi pelecehan seksual begal payudara..
  • Selasa, 21 Januari 2020 - 15:32:13 WIB
    Sudah Beraksi di 25 TKP dan 5 Kali Lepas dari Tangkapan

    Kawanan 'Kapak Merah' yang Resahkan Mahasiswa Unand Diciduk

    Kawanan 'Kapak Merah' yang Resahkan Mahasiswa Unand Diciduk PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dua orang tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) berhasil diciduk jajaran Polsek Pauh, Sabtu (18/1) lalu. Dua tersangka yang ditangkap ini adalah kawanan 'Kapak Merah' yang viral dan meresahka.
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 14:03:57 WIB

    Sunda Empire Meresahkan, Polisi Harus Telusuri

    Sunda Empire Meresahkan, Polisi Harus Telusuri BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Kemuculan kelompok Sunda Empire dianggap meresahkan oleh warga dan Paguyuban Pasundan. Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi meminta polisi menelusuri aktivitas kelompok terseb.
  • Selasa, 16 Juli 2019 - 19:15:39 WIB

    Meresahkan, Pelaku Curnak dan Curanmor Diringkus Tim Khusus Polres Solsel

    Meresahkan, Pelaku Curnak dan Curanmor Diringkus Tim Khusus Polres Solsel SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Pelaku pencurian ternak (Curnak) dan pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang meresahkan masyarakat berhasil diringkus oleh tim khusus Polres Solok Selatan (Solsel). Pelaku diamankan dar.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]