Deli Novita, dari Belajar Sendiri Hingga Jadi Pengusaha Muda Pemilik Babecake


Senin, 20 Januari 2020 - 14:05:51 WIB
Deli Novita, dari Belajar Sendiri Hingga Jadi Pengusaha Muda Pemilik Babecake Deli Novita pengusaha muda pemilik Babecake. (foto Silvi)

LIFESTYLE-HARIANHALUAN.COM-- Masyarakat Sumbar khususnya warga Kota Padang pecinta kuliner mungkin tidak asing lagi dengan camilan yang satu ini. Camilan yang dibalut kulit pastry dan diisi dengan pisang, keju dan coklat kini semakin digemari. 

Selain rasanya yang nikmat, perpaduan pastry yang lembut ditambah coklat dan kejunya yang lumer di mulut, harganya pun cukup terjangkap yaitu Rp45.000 per kotak. Satu kotak berisi 10 buah boleh. Cukup ramah di kantong pastinya. 

Dikemas dengan nama Babecake, mungkin orang tidak tau siapa pengusaha dibalik usaha camilan ini. Ya namanya Deli Nofita alumni Fakultas Ekonomi Unand. Wanita kelahiran Padang 30 tahun yang lalu ini, mengaku awalnya iseng memulai usaha kue sambil kerja. 

Produk yang dijual pun awalnya brownis karena Deli mengaku ia sangat menyukai brownis. Usaha yang dirintis sejak tahun 2015 dengan memamfaatkan jejaring sosial yaitu Facebook saat itu cukup mendapatkan respon positif. Kemudian 2016 Deli mulai belajar membuat bolen dan cake-cake lainnya. Semuanya belajar secara otodidak.


Tahun berikutnya yaitu 2017 ketika memutuskan untuk menikah dan berhenti kerja Deli mulai menekuni usahanya. Ia pun memilih bolen sebagai sebagai produk utama yang dikenalkan ke masyarakat. 

Dengan memamfaatkan strategi marketing endorse di Instagram oleh artis minang, folower Babecake pun bertambah. Dan saat itu bolen laku terjual sampai 100 boks perhari. Tahun 2018 usahanya semakin berkembang. Per hari bolen laku terjual sampai 270 boks. Karena saat itu belum mempunyai toko Deli menjual produknya dengan memamfaatkan jasa kurir.Tempat produksi di rumah yang beralamat di Lubuk Minturun kadang menjadi kendala bagi pemesan ditambah beban ongkos kirim. 

Kemudian Juni sampai Desember 2018, Deli mulai menjual bolen di daerah sekitaran Gor Agus Salim dari jam 2 siang sampai jam 6 sore. Respon pembeli pun bagus karena pelanggan yang berada di pusat kota bisa mendapatkan Babecake dengan mudah tanpa tambahan biaya antar.
Namun saat musim hujan diakuinya menjadi kendala saat berjulan karena belum mempunyai toko. Kendala cuaca dan penggemar Babecake makin bertambah inilah membuat Deli berani membuka store di kawasan Kis Mangunsakoro baru-baru ini.

 Jika berkunjung ke storenya Babecake pelanggan tidak saja bisa membeli bolen, namun juga ada brownis, pie, durian lumer, chesse cake, cake pisang bahkan bumbu nasi goreng ala Babecake pun ada. Saat ini karyawan Deli sudah berjumlah 13 orang. Dan ia mengaku senang bisa membuka lapangan kerja buat orang lain.Omset yang diraih saat ini pun mencapai 300 juta per bulan. 

Bagi anda yang tidak berdomisili di Padang tapi ingin merasakan camilan Babecake ini tidak perlu berkecil hati, karena jasa titip (jastip)  Babecake pun sudah ada di Pekanbaru, Rengat, dan di beberapa kabupaten/kota di Sumbar.
Istri dari Idham Chalid seorang anggota TNI ini bercita-cita ingin mempunyai toko oleh-oleh modern yang menjadi kebanggan orang Minang.Dan ke depan mudah-mudahan bisa buka cabang di kota lainnya di Sumbar. 

Semangat mau belajar dan menyukai hal-hal yang baru inilah yang menjadikan bisnisnya bisa berkembang pesat seperti saat ini. Semoga. (sil)


Reporter : SILVI /  Editor : Dodi





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM