Aktivitas Penambangan Liar Distop, Pemprov Sumbar Carikan Pekerjaan Baru Bagi Masyarakat


Senin, 20 Januari 2020 - 17:22:14 WIB
Aktivitas Penambangan Liar Distop, Pemprov Sumbar Carikan Pekerjaan Baru Bagi Masyarakat Gubernur Irwan Prayitno saat memipin rapat dengan Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar, Senin (20/1/2020) di Istana Gubernur.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemprov Sumbar terus berusaha membantu masyarakat mencarikan pekerjaan baru untuk menyambung hidup yang telah berhenti dari aktivitas illegal tanpa izin negara. Misalnya, illegal mining (penambangan liar) yang telah distop melalui aparat penegakan hukum.

"Contohnya, illegal mining, itu kan kita stop nih. Tentunya ujungnya kan mereka tidak bekerja, jadi pemerintah daerah menyiapkan beberapa program agar ada alternatig supaya mereka bisa hidup tanpa harus mengulangi pekerjaan ilegalnya," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang rapat istana, Senin (20/1/2020).

Irwan menyebutkan, jika penambangan liar tersebut bisa memenuhi persyaratan maka akan dibantu untuk mempercepat pengurusan izinnya. Sehingga aktifitas yang illegal bisa menjadi legal. Akan tetapi, penambangan liar yang dilakukan di berapa daerah tidak semuanya dapat mengantongi izin karena persyaratan yang tidak terpenuhi.

"Kalau memang ilegalnya bisa dilegalkan dengan perizinan sesuai dengan syarat, kita kasih cepat. Misalnya persyaratan KUPL, kan macam-macam tuh untuk persyaratan galian C. Tapi tadi tidak semua bisa memenuhi karena ada uang sekian dan paska tambang," ungkap Irwan.

Sejalan dengan itu, Irwan menuturkan agar mereka tidak melakukan kegiatan tanpa izin lagi maka Pemprov ingin membantu mereka dengan melakukan kegiatan yang dapat membantu mereka tanpa harus mengulangi kegiatan yang melanggar hukum tersebut.

"Mereka dapat bekerja dengan program OPD yang dimiliki Pemprov, seperti berusaha maupun kegiatan lain yang dapat membangkitkan perekonomiannya, sehingga mereka tidak lagi melakukan pekerjaan yang tidak berizin tersebut yang berdampak kepada pelanggaran hukum," tutur Irwan.

Lebih lanjut, kata Irwan, program yang dapat diberikan kepada masyarakat tersebut, seperti di Dinas Sosial memiliki program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Kemudian, di Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) disana ada dana desa yang mana dari 40 persen dana tersebut kegiatan padat karya sehingga masyarakat dapaty mejadi tenaga kerja untuk membangun isnfrastruktur di desanya.

"Lalu pada Dinas Kehutanan dengan memberikan benih untuk perkebunan, begitupun dengan Dinas Pertanina. Dan, Dinas UMKM juga dapat memberikan bantuan bagi pelau usaha pemula serta Dinas Pangan dengan nagari mandiri pangan. Bisa masuk semua program itu untuk membantu masyarakat kita tersebut," kata Irwan.

Untuk itu, kata Irwan pihaknya menungaskan Dinas ESDM agar melakukan pendataan bagi masyarakat tersebut, sehingga setelah dilakukan pendataan baru dapat disalurkan program tersebut kepada mereka.

"Kita akan data terlebih dahulu. Hari Rabu besok kita akan rapat teknis dan kemungkinan nanti data sudah ada, sesuai dengan nama masing-masing dan daerahnya maka kita akan bantu mereka melalui program yang ada tersebut," tukas Irwan.

Selain itu, Irwan juga menyingung terkait bencana yang terjadi belakangan ini didaerahnya, seperti yang terbaru di Malalo, Tanah Datar beberapa waktu lalu. Gubernur meminta instansi terkait untuk menelusuri sungai dihulu.

"Jika ada kayu yang tergantung untuk dijatuhkan, lalu ada batu yang mau runtuh agar dijatuhkan juga. Batu tengah sungia disingkirkan atau pecah, karena itu yang mengakibatkan banjir bandang, itu dikerjakan insyaalah banjir bandang akan dapat dicegah," ulas Irwan.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumbar, Erman Rahman, menambahkan, pihaknya bersama stakholder terkait akan melakukan penyisiran sungai pada tahun ini di beberapa daerah di Sumbar.

"Kita akan pilih berapa daerah nantinya, seperti Solok Selatan dan Pasaman Barat. Nanti kita akan diskusikan kembali terkait aksi ini. Karena kegiatan ini untuk pencegahan kita terhadap bencana," pungkasnya. (*) 

Reporter : Milna /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]