Sedih..! Belasan Tahun Sudah Janda dengan 6 Anak Ini Huni 'Gubuk Derita'


Senin, 20 Januari 2020 - 21:10:56 WIB
Sedih..!  Belasan Tahun Sudah Janda dengan 6 Anak Ini Huni 'Gubuk Derita' Lilis Nopita (47) janda miskin dengan tangungan 6 anak, menghuni rumah mirip Gubuk Derita. Foto Efrizal-Harianhaluan.com

PAINAN, HARIAN HALUAN.COM-Lilis Nopita (47)  seorang janda miskin dengan anak  sudah belasan tahun menghuni rumah mirip Gubuk Derita di Nagari Lagan Hilir Punggasan,Kecamatan Linggo Sari Baganti,Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).


Lebih miris lagi, semenjak Lilis ditinggal suami yang meningal dunia, Janda 6 orang anak ini berjuang selama 11 tahun untuk kebutuhan biaya hidup setiap harinya.

Baca Juga : Kasus Dugaan Pencemaran Perusahaan Sawit PT IIS, Warga Tunggu Hasil Labor Diumumkan

 Lilis Nopita menyatakn,  kondisi sangat memprihatinkan itu  sudah  dijalaninya lebih 11 tahun. "Harus  mengadu kemana lagi. Ya, mungkin ini sudah jalan hidup saya.Namun,  tetap dijalani dengan iklas dan tabah," tuturnya saat dikunjungi harianhaluan.com, Senin (20/1/2020).

 Untuk menopang biaya hidup setiap harinya Lilis  bekerja sebagai penyadap getah Karet yang mendapatkan penghasilan perminggunya hanya 30 kilo dengan nilai  Rp 200 ribu rupiah. 

Baca Juga : Duh, Pemukiman Penduduk Hingga Bandara Masuk Kawasan Hutan Lindung

Penghasilan segitupun tidak tetap. Jika musim hujan, Lilis terpaksa menganggur. Itulah makanya tidak semua anaknya  bisa bersekolah.

Dari 6 orang anak yang menjadi tanggungan Lilis, dua orang masih duduk di bangku sekolah dasar.  Tiga orang anaknya  sudah tidak sekolah lagi karena tidak ada biaya. "Si kecil yang  paling bungsu  ini, tahun depan  ingin masuk sekolah, " kata Lilis.
 
Tidak hanya itu, kondisi rumah yang dihuni Lilis Nopita saat ini sudah tidak memadai dan sudah rapuh. Apabila musim hujan datang rumah Janda dengan 6 orang anak ini mendi air hujan. Kebocoran hampir di setiap jengkal atap rumahnya. 

Baca Juga : Duh, Lima Kecamatan di Kota Tangerang, Provinsi Banten Masih Dilanda Banjir

Kondisi rumah demikian itu, sudah  dijalani keluarga Lilis belasan tahun. Namun  jangankan untuk rehabilitasi rumah. 

"Bisa  makan untuk bertahuaan hidup sehari-hari  saja,  saya sudah bersyukur. Meski terkadang saya harus mengalah asal  saja semua anak  bisa makan,"  tuturnya.

Baca Juga : Tanah Terus Bergerak di Kampung Ciherang, Puluhan Rumah Terdampak

Sementara itu Walinagari setempat Arpen  membenarkan tentang kondisi warganya,  keluarga Lislis Nopita (47)  Janda 6 Orang tersebut.

Namun dalam hal ini pihak Nagari tidak lepas dari kepedulian buat  warganya itu.mPada tahun 2020 ini pihak Nagari akan mempersiapkan proposal untuk pembangunan  rumah tidak layak Huni RTLH ke Pemkab  Pesisir Selatan.

"Mudah-mudahan proposal itu dikabulkan," harapnya. (efz)

Reporter : EFRIZAL | Editor : Dodi
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]