Soal ZEE Natuna, Indonesia Tidak akan Bernegosiasi dengan China


Senin, 20 Januari 2020 - 23:01:44 WIB
Soal ZEE Natuna, Indonesia Tidak akan Bernegosiasi dengan China Kapal coast guard China di perairan Natuna. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menyatakan, Indonesia tidak perlu bernegosiasi lagi dengan China terkait kisruh Natuna. Posisi Indonesia  sudah jelas dan diakui hukum internasional.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar usai rapat bersama dengan Komisi I DPR, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Kepala Bakamla RI terkait isu Natuna.

"Tidak ada negosiasi. Posisi kita jelas dan diakui hukum internasional, UNCLOS 1982. Tidak ada keperluan untuk bernegosiasi (dengan China) tentang kawasan ZEE Indonesia," kata Mahendra pada Senin (20/1) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Natuna masih menjadi sorotan terutama setelah puluhan kapal China yang dikawal coast guard Negeri Tirai bambu menerobos masuk dan mengambil ikan di wilayah ZEE Indonesia di sekitar Natuna sejak Desember lalu.

Meski TNI dan Bakamla RI telah melakukan pengusiran, kapal-kapal ikan China itu dikabarkan sempat kembali memasuki wilayah ZEE Indonesia di Natuna. 

Meski Indonesia telah melayangkan nota protes, China menegaskan memiliki hak historis di perairan yang dianggap mereka masuk wilayah Laut China Selatan.


Mahendra menegaskan Indonesia tidak akan menerima jika kapal-kapal asing, termasuk kapal China, masih menerobos masuk dan mengambil ikan di wilayah ZEE Indonesia terutama di sekitar Natuna.

"Itu kepasitannya perlu dilihat dari pihak China, dari pihak kami, kami tidak terima," kata Mahendra.

Sementara itu, Prabowo bertekad meningkatkan pertahanan RI dan memoderinasi alutsista negara untuk menghalau negara-negara lain yang melanggar dan masuk ke wilayah Indonesia. 

Menurut Prabowo kedaulatan negara tak bisa ditawar sehingga perlu upaya khusus menjaganya dengan salah satunya melalui investasi alutsista.

"Meningkatkan pertahanan tentunya ya kita perlu modernisasi Alutsista, kita memperbaiki yang kita punya supaya kita punya kemampuan. Kita menegakkan kedaulatan kita," kata Prabowo. (cnni)

 Sumber : CnnIndonesia /  Editor : Dodi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 17:48:12 WIB

    Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK : Ikhlas, Ibadah kok Ngotot

    Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK : Ikhlas, Ibadah kok Ngotot JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordonator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta para jemaah yang sudah membayar tiket dan akomodasi umrah bersabar setelah Arab Saudi menang.
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 10:32:52 WIB

    Soal Transportasi IKN, Menhub Konsultasi dengan Jepang dan Inggris

    Soal Transportasi IKN, Menhub Konsultasi dengan Jepang dan Inggris JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Perhubungan mencanangkan suatu konsep bagaimana konektivitas yang smart, terintegrasi dan berkelanjutan. Tentu hal tersebut bukan hal yang mudah, karena satu kegiatan yang besar hendak.
  • Selasa, 25 Februari 2020 - 03:48:57 WIB

    Rocky Gerung Soroti Soal Omnibus Law, Ini Katanya..!

    Rocky Gerung Soroti Soal Omnibus Law, Ini Katanya..! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung mengaku heran dengan konsep pemikiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membuat Rancangan Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 11:39:28 WIB

    Di Depan Anies Cs, Jokowi Beri Warning Khusus Soal APBD!

    Di Depan Anies Cs, Jokowi Beri Warning Khusus Soal APBD! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Investasi 2020 di Grand Ballroom Ritz Carlton..
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 05:42:55 WIB

    Soal WNI Terinfeksi Corona, Kemenkes Bela Jepang dari Kritik Kemenlu RI

    Soal WNI Terinfeksi Corona, Kemenkes Bela Jepang dari Kritik Kemenlu RI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Kesehatan menganggap tak ada yang salah jika pemerintah Jepang menutupi identitas mau pun lokasi rumah sakit tiga WNI awak kapal pesiar Diamond Princess. Hal itu bertentangan d.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM