Komunitas Amal S3 Pantura, Bantu Sesama Lewat 'Seribu Sehari'


Selasa, 21 Januari 2020 - 15:43:55 WIB
Komunitas Amal S3 Pantura, Bantu Sesama Lewat 'Seribu Sehari' Program berbagi Sembako kepada dhuafa di Kampuang Mudiak Aia, Tambangan, Petok Timur, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah komunitas amal di Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman berhasil melakukan gebrakan dan kini mulai menjadi buah bibir. Penggalangan dana untuk aksi sosialnya diluar dugaan bisa membantu sesama. Komunitas amal itu bernama, Sedekah Seribu Sehari (S3) Pantura.

Komunitas ini didirikan sebagai wadah berbagi kebahagian dan kepedulian dengan fakir miskin, anak yatim, janda miskin, para lansia dan kaum dhuafa lainnya. Bentuk kepedulian dari komunitas S3 Pantura ini biasanya dikemas dalam kegiatan sosial membagi-bagikan nasi bungkus kepada warga miskin, sembako, biaya pendidikan, bantuan berobat, bantuan bencana alam hingga operasi bibir sumbing. 

Ketua Komunitas Amal S3 Pantura, Ferry Putra Sikumbang menjelaskan, bahwa komunitas amal yang ia dirikan bersama empat rekannya, bertujuan  untuk menggalang donasi lewat sedekah seribu sehari dari semua lapisan masyarakat. 

"S3 Pantura, merupakan komunitas amal yang diinisiasi oleh kalangan anak muda. S3 Pantura, sebuah wadah untuk bersedekah bagi para donatur yang mengedepankan prinsip tepat sasaran dan transparan," kata Ferry mengawali bincang pagi bersama Haluan, Selasa (21/1).

Nantinya, sedekah yang terkumpul lewat para donatur selanjutnya disalurkan kepada para penerima manfaat, seperti anak yatim, fakir miskin dan kaum dhuafa di wilayah itu. "Komunitas amal ini untuk memberikan kesempatan bagi semua kalangan, mulai dari buruh sampai pengusaha. Rakyat biasa sampai pejabat, hingga publik figur bisa memberikan sedekah lewat komunitas kita," katanya. 

Pihaknya, kata dia, tidak mematok besaran donasi dari para donatur. Setidaknya, kata dia, donasi yang disumbangkan kepada komunitasnya itu minimal seribu rupiah sehari. "Tidak dipatok. Bersedekah boleh Rp1.000, atau malah lebih juga boleh.  Namun, apapun pekerjaan kita, kita bisa memberikan manfaat kepada sesama," katanya. 

217 hari sejak berdiri, komunitas amal S3 Pantura sudah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada 457 orang warga yang membutuhkan. Diantaranya, bantuan operasi bibir sumbing, paket sembako, paket sekolah, biaya pendidikan, bantuan bencana, program nasi bungkus dan biaya berobat. 

"Alhamdulillah selama perjalanan S3 Pantura, itu jumlah bantuan yang sudah kita salurkan. Empat dari 12 orang warga yang kita bantu biaya berobatnya, masih di dampingi sampai sekarang, masih diberi bantuan," ujarnya. 

Komunitas amal S3 Pantura, kata Ferry, memiliki sejumlah program sosial, diantaranya, berbagi nasi bungkus setiap Jumat kepada kaum dhuafa di wilayah Pasaman bagian Utara (Pantura), berbagi paket sembako. Berikutnya, berbagi biaya pendidikan untuk anak kurang mampu, biaya berobat bagi warga kurang mampu, berbagi paket sekolah kepada Anak yatim setiap tahun ajaran baru, operasi bibir sumbing dan program lainnya. 

Untuk membantu sesama, kata dia, pihaknya masih terkendala pendanaan. Sebab, S3 Pantura belum banyak donatur dan kas pun sudah mulai menipis. Sementara permohonan warga yang butuh bantuan semakin bertambah. "Berapa hari banyak yang minta tolong ke kami untuk dibantu biaya berobat, mulai dari bayi lahir prematur sampai penyakit tumor," katanya. 

Bagi warga lainnya yang ingin bersedekah melalui komunitas amal S3 Pantura, donasinya bisa lewat Bank BRI atas nama VENI SYAFRIANTI di nomor rekening 5456-01-019373-53-1. "Semoga Allah membalas dengan balasan terbaik. S3 Pantura, komunitas amal mengharap ridho illahi," pungkas Ferry. 

Menurut salah seorang warga, Amran (59), S3 Pantura adalah komunitas yang luar biasa karena tidak memiliki anggaran dan tidak ada bantuan dari Pemerintah, tetapi bisa eksis dan konsisten berbagi pada yang lemah. "Saya berharap ke depan, S3 Pantura tetap konsisten membantu warga kurang mampu dan bermanfaat bagi sesama," ujarnya. (*)

Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 24 Oktober 2018 - 11:36:13 WIB

    Komunitas Adat di Sumbar Perlu Diberdayakan

    Komunitas Adat di Sumbar Perlu Diberdayakan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Pemberdayaan terhadap komunitas adat sangat diperlukan agar persoalan yang timbul saat komunitas berupaya mengelola sumber daya alamnya dapat terpecahkan. Hal itu melatarbelakangi digelarnya Seminar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM