Gara-gara Kentut, Pria Ini Bacok Pasutri di Padang


Selasa, 21 Januari 2020 - 20:06:16 WIB
Gara-gara Kentut, Pria Ini Bacok Pasutri di Padang Rumah pasutri yang menjadi korban pembacokan tetangganya.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Diduga cuma gara-gara kentut, seorang pria di Padang nekat membacok tetangganya sendiri, Selasa (20/1) pagi. Akibatnya, pasangan suami istri yang menjadi korban amukan tetangganya ini harus dirawat intensif di rumah sakit. 

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, aksi pembacokan ini terjadi di Bandes Batu Kasek, Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Bagaluang, Padang sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena mengatakan, aksi nekat tersebut dilakukan diduga karena tersangka yang bernama Anton Setiawan (37) ini tak terima kena kentut oleh korban sepekan yang lalu.

Pada Selasa (21/1) sekitar pukul 06.00 WIB, tersangka mendatangi rumah korban Feri Giawa (46) dan istrinya Nova Risna Dewi (41) dengan membawa sebilah pisau dan sebilah sabit. Ketika di rumah korban, tersangka langsung menemui korban yang sedang tidur di kamarnya.

"Ketika itulah tersangka membacok korban bersama istrinya yang saat itu sedang tidur hingga mengakibatkan luka sejumlah bagian tubuh," kata Kapolsek. 

Saat ini, kata Kapolsek, kedua korban sudah dirawat intensif. Korban Feri Giawa dirawat di RSUP DR. M. Djamil Padang, sedangkan, istrinya dirawat di RST Reksodiwiryo Ganting. "Memang benar, saat ini korban sedang dalam perawatan di rumah sakit," tambah Kapolsek. 

Disebut Kapolsek, aksi nekat itu terjadi karena tersangka ini merasa sakit hati dengan tindakan korban. Kepada petugas, tersangka mengaku sudah beberapa kali dikentuti dengan sengaja tepat di bagian kepalanya. 

"Tersangka ini mengakui tidak ada masalah lain dengan korban. Yang  membuatnya sakit hati hanya aksi seminggu yang lalu ketika dia dikentuti oleh korban," papar Kapolsek.

Ditambahkannya, tersangka ini menyebut sudah dua kali kena kentut oleh korban. Padahal, dirinya tak biasa bercanda dengan korban. Dia juga merasa tidak terlalu dekat dan tak terlalu sering berkomunikasi dengan korban.

"Karena itu tersangka ini sakit hati dan  kemudian nekat membacok korban dan istrinya," ucap Andi.

Akibat bacokan tersebut, kata Andi, para korban mengalami luka pada dada, tangan, jari tengah, telinga dan jari tangan.

"Tersangka saat ini sudah diamankan di Polsek Lubuak Bagaluang setelah diantarkan orangtuanya dan senjata tajam yang digunakan diketahui dibawa tersangka dari rumahnya," tutup Kapolsek. (*)

 Editor : Agoes Embun


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Februari 2020 - 12:04:30 WIB

    Dua Wanita Asal Padang Ditangkap Polres Mentawai Gara-gara Narkoba

    Dua Wanita Asal Padang Ditangkap Polres Mentawai Gara-gara Narkoba MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM - Dua wanita yang diduga satu pengedar dan satu pengguna narkoba berhasil diamankan jajaran Polres Kepulauan Mentawai, pada Kamis (14/02) malam, sekira pukul 22:30 Wib, di Wisma Bintang, Jalan Raya .
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 19:04:12 WIB

    Pekerja China Tewas di Proyek Meikarta, Pasti Bukan Gara-gara Corona?

    Pekerja China Tewas di Proyek Meikarta, Pasti Bukan Gara-gara Corona? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Polisi menyatakan Tenaga Kerja Asing (TKA) China meninggal di proyek Apartemen Meikarta, Cikarang Bekasi, bukan akibat terinfeksi virus corona. Hasil autopsi sementara, TKA bernama Yuan Haisheng (4.
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 01:33:17 WIB

    Ganas..! Gara-gara Durian, Anak Tikam Ayah Hingga Tewas

    Ganas..! Gara-gara Durian, Anak Tikam Ayah Hingga Tewas SUMATERA UTARA, HARIANHALUAN.COM - Tidak terima dilempar menggunakan batu saat menghitung hasil panen durian, seorang anak tega membacok kepala ayahnya menggunakan pisau, Sabtu (8/2/2020) dini hari tadi di halaman rumah merek.
  • Ahad, 26 Januari 2020 - 21:11:46 WIB

    Bocah SD Meninggal Gara-gara Tak Ada Ambulans Viral di Medsos

    Bocah SD Meninggal Gara-gara Tak Ada Ambulans Viral di Medsos PURWAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang bocah kelas 1 SD di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, yang meninggal mendadak viral di media sosial (medsos). Bagaimana tidak, postingan di medsos menyebutkan, nyawa bocah terseb.
  • Sabtu, 25 Januari 2020 - 00:05:32 WIB

    Gara-Gara Virus Corona, Tembok Besar China Ditutup

    Gara-Gara Virus Corona, Tembok Besar China Ditutup JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - China menutup akses ke tempat wisata populer, Tembok Besar China dan Kota Terlarang, setelah virus Corona menewaskan 26 warganya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM