Kasus Suap Harun Masiku, Direktur DEEP Nilai PDIP Pasang Badan


Sabtu, 25 Januari 2020 - 09:12:30 WIB
Kasus Suap Harun Masiku, Direktur DEEP Nilai PDIP  Pasang Badan Menteri Hukum dan HAM sekaligus Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly saat Konpres Tim Hukum PDIP. (foto Kompas.com)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-PDI Perjuangan (PDIP) terkesan sedang 'pasang badan' untuk membela kadernya, Harun Masiku yag ditetapkan .KPK sebagai  tersangka .

Menurut Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Yusfitriadi  hal itu sudah terlihat tatakala Menteri Hukum dan HAM sekaligus Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly hadir dalam pembentukan Tim Hukum PDIP beberapa waktu lalu.

"Tapi hari ini, PDI Perjuangan dalam kasus ini pasang badan, sampai Yasonna hadir dalam konpers pembentukan tim hukum untik mengurus masalah ini," kata Yusfitriadi di Kantor Formappi, Jakarta, Jumat (24/1).

Yusfitriadi mengatakan heran dengan sikap PDIP belakangan ini. Ia menyatakan sikap itu berbeda dengan partai lain tatkala menyikapi kadernya yang terjerat kasus korupsi.

Pada umumnya, kata dia, partai akan langsung memecat kadernya bila ditetapkan tersangka kasus korupsi dan menegaskan tak ada kaitannya dengan institusi partai. 
Namun sebaliknya, PDIP tak menyatakan hal tersebut secara tegas kepada publik.

"Ini kan menarik, dan ini mungkin satu-satunya kasus yang menyeret elite partai kemudian ditarik jadi masalah kelembagaan," kata dia.

Melihat rentetan itu, Yusfitriadi menduga Harun Masiku merupakan sosok kunci dalam kasus ini. 

Harun dikhawatirkan mampu membuka dugaan keterlibatan elite politik lain bila ditemukan keberadaannya.

Sampai saat ini keberadaan Harun belum diketahui. Ia dipahami berada di Indonesia sejak tanggal 7 Januari 2020 atau satu hari sebelum digelarnya OTT oleh KPK.

Yusfitriadi menduga Harun sengaja disembunyikan oleh pihak-pihak tertentu agar 'kotak pandora' yang berkaitan dengan kasus tersebut tak terbuka.

"Saya melihatnya HM ini sebuah kunci. Kunci untuk mengembangkan rantai konspirasi kasus ini dengan berbagai macam elite partai politik. Tidak hanya dengan salah satu anggota KPU saja. Wajar kemudian, pandangan-pandangan muncul, HM ini terkesan disembunyikan," kata dia. (cnni)

 Sumber : CnnIndonesia.com /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]