Sudah 14 Negara Konfirmasi Positif, Dunia Dikepung Virus Corona!


Ahad, 26 Januari 2020 - 12:39:17 WIB
Sudah 14 Negara Konfirmasi Positif, Dunia Dikepung Virus Corona! Pemandangan mengerikan di kora Wuhan China. Orang-orang berjatuhann tak sadarkan diri di jalan-jalan. Foto Instagram/Daily Mirror

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM -- Virus Corona telah menyebar ke berbagai negara, dan akan terus bertambah . Virus mematikan tersebut telah merenggut 52 nyawa sejak muncul di Wuhan, China. Hampir tiga ribu orang terpapar. 

Setidaknya, sampai dengan hari  Minggu ini, terdapat 14 negara yang mengonfirmasi adanya serangan virius yang berawaldari China tersebut. 

Baca Juga : WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

1.China

Sampai dengan Sabtu (25/1), hampir 1300 orang terinfeksi Virus Corona di wilayah China. Infeksi terbesar terjadi di wilayah Wuhan.
Hampir semua korban meninggal berada di Wuhan. Di Makau telah terkonfirmasi dua kasus.

Baca Juga : Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

2.Hongkong

Di Hongkong lima orang diketahui terinfeksi. Tiga dari kasus tersebut dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

3.Prancis

Prancis menjadi negara pertama di Benua Eropa yang terpengaruh Virus Corona. Terdapat tiga kasus infeksi Virus Corona negeri tersebut.Terdapat satu orang terinfeksi berada di Bordeaux dan satu lainnya di Paris. Korban lainnya dekat dengan salah satu korban yang sebelumnya dikonfirmasi telah terinfeksi virus tersebut.

Baca Juga : Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

4.Jepang

Otoritas Kesehatan Jepang mengkonfirmasi dua kasus infeksi Virus Corona pada Jumat (24/1). Media lokal mengatakan korban merupakan pria asal Wuhan berusia 40 tahun yang sedang berjalan- jalan ke Jepang. Korban dirawat setelah empat hari berada di Jepang.

5.Australia

Pada Sabtu (25/1), Australia mengkonfirmasi kasus pertama infeksi Virus Corona di wilayah mereka. Korban merupakan pria yang baru tiba di Melbourne usai bepergian ke China seminggu yang lalu.

6.Malaysia

Malaysia mengkonfirmasi tiga kasus infeksi Virus Corona pada Sabtu (25/1) ini. Ketiganya berkewarganegaraan China yang sedang berlibur ke Malaysia. Korban merupakan perempuan berusia 66 tahun. Sedangkan dua korban lainnya anak laki-laki berusia 2 dan 11 tahun.

7.Nepal

Pihak medis Nepal menyabut, terdapat seorang pria berusia 32 tahun asal Wuhan yang terinfeksi Virus Corona.  Nepal memperketat pengawasan di bandara.

8.Singapura

Singapura mengumumkan tiga kasus penyebaran Virus Corona. Satu kasus terjadi pada pria berusia 66 tahun dan anaknya yang berusia 37 tahun. Selain itu, infeksi juga terjadi pada seorang perempuan berusia 52 tahun. Ketiganya berasal dari Wuhan.

9.Korea Selatan

Korea Selatan mengkonfirmasi  dua kasus infeksi Virus Corona di negara mereka. Kementerian kesehatan Korea Selatan mengatakan korban merupakan laki-laki berusia 50 tahun.

Korban mengalami gejala ketika bekerja di Wuhan pada 10 Januari. Hasil tes mengatakan ia positif terinfeksi Virus Corona. Kasus kedua dilaporkan pada 20 Januari. Korban perempuan berusia 35 tahun yang mengikuti penerbangan dari Wuhan. 

10.Taiwan

Taiwan mengkonfirmasi tiga kasus infeksi Virus Corona di Taiwan. Pemerintah Taiwan menyarankan untuk tidak bepergian ke daerah Wuhan.

11.Thailand

Thailand menyatakan telah mendeteksi empat kasus infeksi Virus Corona. Tiga korban berasal dari Wuhan. 

12.Amerika Serikat

Departemen kesehatan Amerika secara resmi mengumumkan kasus pertama infeksi Virus Corona. Kasus menimpa seorang laki-laki berusia 30 tahun di Seattle, dan seorang perempuan 60 tahun di Chicago.

13.Vietnam

Terdapat dua kasus infeksi Virus Corona di Vietnam.  Korban merupakan laki-laki yang bepergian ke Ho Chi Minh City dan menularkan virus ini ke anaknya.

14.Kanada

Kanada adalah yang terbaru mendeklarasikan. Toronto Public Health telah menerima pemberitahuan tentang dugaan kasus pertama virus Corona pada seorang pendudukan yang baru saja kembali dari Wuhan, Provinsi Hubei, China Tengah.

"[Kondisi] individu ini stable dan dirawat di rumah sakit," ujar pemerintah Kanada dalam pernyataan resmi, seperti dilansir CNBC Indonesia dari Reuters, Minggu (26/1). (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : CNBC-CNNI
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:23:47 WIB

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah 'pusing'. Ini terkait pasokan vakin corona (Covid-19) yang adil ke seluruh dunia..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021)..
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 14:41:04 WIB

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19 Baru-baru ini sebuah penelitian di California melaporkan telah menemukan sampel dua varian virus Covid-19 yang bergabung menjadi versi virus corona. Mereka bermutasi, memicu peringatan bahwa pandemi mungkin memasuki fase baru.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 12:27:37 WIB

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal pembunuhan jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang akan segera dirilis, menyebutkan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menyetujui pembunuhan.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]