Wabah Corona Mengganas! Ombudsman: Pemerintah Harus Larang Wisatawan China ke Indonesia


Senin, 27 Januari 2020 - 07:41:54 WIB
Wabah Corona Mengganas! Ombudsman: Pemerintah Harus Larang Wisatawan China ke Indonesia Virus metikan Corona dari Cina mengepung dunia. Jangan anggap anteng!. Ist

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Pemerintah diminta mengeluarkan larangan sementara bagi pekerja dan wisatawan China masuk ke Indonesia. 

Komisioner Ombudsman Republik Indonesia La Ode Ida mengatakan, upaya tersebut diperlukan untuk menghindari penularan virus korona yang hingga kini belum ada obatnya.

Dia minta, para pekerja dari China yang sudah telanjur berada di Indonesia diminta segera didata. Selain itu dia menilai perlu ada pemeriksaan khusus terhadap para pekerja dari China untuk memastikan mereka terbebas dari virus korona yang mematikan.

"Sehubungan dengan munculnya virus korona, pemerintah Indonesia seharusnya segera mengeluarkan larangan masuk pekerja asal China," ujar La Ode di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu berharap Indonesia terhindar dari virus korona yang sudah berjangkit dan memakan korban banyak di daratan China. Bahkan, virus tersebut sudah menyebar di sejumlah negara termasuk di Singapura dan Thailand. 

Dia menuturkan, Perlindungan terhadap nyawa warga negara Indonesia,  harus menjadi perhatian utama dibandingkan membebaskan pekerja asal China masuk ke Indonesia atas nama investasi.

Menurutnya, para pekerja asal China hampir setiap hari masuk ke Indonesia,.

"Karena virus yang mematikan itu sudah terbukti bersumber dari China, dan pemerintah Indonesia memiliki kewajiban asasi untuk melindungi warganya dari bahaya kontaminasi dari virus yang kemungkinan dibawa oleh para pekerja atau para wisatawan China,"  ingatnya. *

 Sumber : Inews /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]