Banyak Penolakan di Sumbar, Kedatangan Turis China Gelombang Kedua Dibatalkan


Senin, 27 Januari 2020 - 14:15:06 WIB
Banyak Penolakan di Sumbar, Kedatangan Turis China Gelombang Kedua Dibatalkan Rombongan turis dari China periode pertama yang sudah sempat mendatangi Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB) di Padang Pariaman.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kehadiran rombongan turis dari Kunming, China ke Sumatera Barat sejak kemarin menimbulkan sejumlah penolakan dan kekhawatiran sebagian publik di Ranah Minang. Salah satu penyebabnya adalah virus corona yang telah merebak dan menjadi atensi Internasional.

Padahal, kehadiran rombongan turis itu sudah direncanakan sejak November 2018 lalu sangat membantu perekonomian masyarakat. Tapi, viralnya soal virus Corona dari Wuhan, China itu dianggap akan menjangkiti semua orang nantinya yang berhadapan dengan turis-turis tersebut. 

Rombongan turis China yang pertama datang sejak kemarin, sudah melalui pemeriksaan yang ketat. Menggunakan charter flight dari Kunming ke Padang, para turis China ini sudah melalui empat kali pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan standar WHO, mulai dari bandara Kunming hingga menginjakkan kaki di BIM. 

Bahkan, otoritas BIM dan Dinas Kesehatan Sumbar memastikan 174 turis itu sehat dan tidak menunjukkan gejala panas tinggi, seperti ciri-ciri virus corona pada umumnya. Karena kehadiran mereka mampu mendongkrak wisatawan ke Sumbar. Makanya, rombongan tersebut disambut langsung oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

“Kita percaya dengan pendeteksi yang dimiliki otoritas bandara di China dan BIM,” ujar Manajer Marawa Crops, Darmawi lewat wawancara dengan media di Sumbar, Senin (27/1).

Tapi, kata Darmawi, keinginan Marawa Corp untuk melakukan direct tour untuk turis dari China dengan beberapa kali schedule terpaksa harus ditunda. “Wabah corona melanda Wuhan dan berdampak kepada berbagai negara. Untuk menghindari keresahan, masyarakat Sumbar, kedatangan rombongan kedua dari China, kami batalkan," ujar Darmawi didampingi GM Coco's Travel, Iwan.

Padahal, rombongan besar kedua turis China sampai Minggu siang tadi on schedule landing di BIM pada 31 Januari mendatang. “Kami harus mengedepankan rasa aman publik Sumbar dan masyarakat di lingkungan destinasi pariwisata di Sumbar, kita sudah sampaikan notice ke agen travel di China untuk membatalkan jadwal 31 Januari itu,”ujar Iwan.

Bicara rugi atau penalti, kata Darmawi di Marawa Corp itu urusan kesekian. “Kami ingin menjadi bagian pariwisata Sumbar berkemajuan dengan mengutamakan kenyamanan masyarakat di sini, itu lebih penting, soal rugi pasti ada, tapi menenangkan dan menyamankan masyarakat itu lebih besar untungnya dari pada nominal kerugian membatalkan rombongan turis tersebut,” ujar Darmawi.

Darmawi dan Iwan tidak mau berandai-andai karena virus corona sendiri sampai saat ini belum ada vaksin untuk menyembuhkannya. “Pastinya batal dulu, kalau virus sudah bisa diatasi maka kehadiran turis dari China kita tindak lanjut ulang  lagi,”ujar Iwan.

Darmawi juga memastikan tim pendamping rombongan turis Kunming di Sumbar juga melakukan pemeriksaan berkala. "Meski dikatakan sehat baik di Bandara keberangkaan mereka sampai keluar dari terminal kedatangan internasional BIM, turis guide kami menerapkan secara berkala pemeriksaan suhu tubuh mereka,”ujar Darmawi. (*)

 Editor : Agoes Embun


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 17 Desember 2019 - 10:05:50 WIB

    Mengapa Banyak Orang Bali Namanya Made, Kadek, dan Wayan?

    Mengapa Banyak Orang Bali Namanya Made, Kadek, dan Wayan? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kalau kamu main ke Bali pasti sering menemukan orang yang namanya sama, misalnya Wayan atau Made. Apa ya makna pada nama-nama itu?.
  • Ahad, 15 Desember 2019 - 07:54:30 WIB

    Ini Negara yang Punya Banyak Jomblo

    Ini Negara yang Punya Banyak Jomblo STOCKHOLM, HARIANHALUAN.COM - Sebuah negara di Eropa ini bikin gregetan. Penduduknya enggan terikat dan nggak suka pacaran sehingga punya angka jomblo tertinggi di Eropa..
  • Senin, 25 November 2019 - 21:29:54 WIB

    Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Seniman Minang Sarankan Perbanyak Iven 

    Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Seniman Minang Sarankan Perbanyak Iven  PADANG,HARIANHALUAN.COM- Seniman minang yang juga Mahasiswa Tata Kelola Seni Pascasarjana ISI Yogyakarta, Dani Fajrul Arisyi melihat potensi wisata di Sumbar (yang biasa dikenal dengan ranah minang), cukup besar dan menjanjik.
  • Jumat, 02 Agustus 2019 - 08:19:41 WIB

    Wow Indahnya! Ternyata Banyak yang Baru di Bukittinggi

    Wow Indahnya! Ternyata Banyak yang Baru di Bukittinggi “Tak terasa kita sampai lagi di penghujung pekan hari ini. Saatnya refresh liburan akhir pekan. Kemanakah anda liburan akhir pekan ini? Inilah kota wisata yang tak ada bosan-bosanya memberikan keindahan bagi pengunjungnya..
  • Sabtu, 27 Juli 2019 - 21:46:14 WIB

    Wow Keren! Ternyata Banyak Objek Wisata yang Seru Dinikmati di Padang

    Wow Keren! Ternyata Banyak Objek Wisata yang Seru Dinikmati di Padang “Jika terlintas di pikiran Anda untuk berwisata ke Kota Padang namun hanya menemukan artikel yang mengulas legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya sebagai atraksi wisatanya, pencarian Anda akan berhenti sampai disini. Jangan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM