SAPD Made In Dinas Kominfo Pasaman Diluncurkan Februari 2020


Senin, 27 Januari 2020 - 14:33:11 WIB
SAPD Made In Dinas Kominfo Pasaman Diluncurkan Februari 2020 Kadis Kominfo Kabupaten Pasaman, William Hutabarat menunjukkan aplikasi SAPD dari gawainya.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, dalam waktu dekat ini akan melounching sistem administrasi perjalanan dinas (SAPD) berbasis elektronik. Rencananya  aplikasi ini akan diperkenalkan resmi pada Februari 2020.

Inovasi SAPD ini merupakan karya dari Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kominfo Pasaman. Salah satu kegunaannya yaitu, untuk mewujudkan pemerintahan bersih, transparan,  akuntabel, efektif dan efesien. 

Menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasaman, William Hutabarat, pemanfaatan aplikasi SAPD sudah diuji coba oleh semua organisasi perangkat daerah (OPD) di pemerintahan setempat dan berhasil.  

"Kita udah uji coba dan berhasil menghemat waktu, juga menghemat biaya. Aplikasi ini sudah diuji coba di semua OPD dan 500 perjalanan dinas secara elektronik," kata William didampingi Kabid Teknologi Informasi dan E-Goverment, Nurhaqqi, saat ditemui Haluan Media Group di ruangannya, Senin (27/1). 

Selain lebih efektif dan efisien dibanding dengan cara manual, aplikasi SAPD dapat menghemat penggunaan kertas dan tinta. Ini juga akan mencegah terjadinya korupsi serta menciptakan pemerintahan yang akuntabel, transparan.

"Program ini tindak lanjut dari penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang diterbitkan oleh Kemenpan RB. SDM ditiap OPD juga sudah dibekali dengan pelatihan," ujarnya. 

Selain itu, aplikasi tersebut dapat menertibkan penggandaan perjalanan dinas, mencegah budaya koruptif ASN. Pimpinan ASN, pun kata William juga dapat memonitoring perjalanan dinas para bawahannya. 

"Aplikasi ini juga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi kinerja dan monitoring oleh pimpinan. Sekda dan Kepala OPD, jadi mudah memantau jajarannya yang melakukan perjalanan dinas dalam sehari," katanya. 

Banyak kendala sewaktu penerbitan surat perjalanan dinas masih menggunakan cara manual. Namun, dengan SAPD, atasan bisa menyetujui dan menolak perjalanan dinas bawahannya hanya lewat android  masing masing, dimana saja dan kapan saja. 

"Ini bagian dari inovasi pemerintah daerah. Penerbitan SPT, SPPD jadi lebih efektif dan efisien dengan aplikasi ini. Aplikasi SAPD melayani penerbitan surat perjalanan dinas luar daerah dan dalam daerah sendiri," katanya. 

Sementara Nurhaqqi menjelaskan, bahwa aplikasi SAPD memiliki dua versi, yakni versi android dan website. Versi android sudah tersedia di playstore dan bisa langsung diunduh. Sementara website, klik di www.pasamankab.go.id.

"Biaya pembuatan aplikasi berikut sistemnya ini berkisar Rp30 juta.  Kita juga membuka ruang bagi kabupaten/kota yang ingin bekerjasama untuk penerapan aplikasi ini," katanya. 

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menyiapkan tandatangan elektronik untuk para pejabat eselon II, III dan IV. Tanda tangan elektronik ini disiapkan untuk berbagai urusan administrasi dan dokumen lainnya. 

"Saat ini, dalam tahap pengurusan ke BSSN untuk menerbitkan tanda tangan elektronik tersebut, untuk legalitas," katanya.  (h/yud)

 

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM