Rumah Kadis Disnakertrans Solsel Terbakar, Hanya Pakaian di Badan yang Tersisa


Senin, 27 Januari 2020 - 18:48:42 WIB
Rumah Kadis Disnakertrans Solsel Terbakar, Hanya Pakaian di Badan yang Tersisa Kebakaran di Solok Selatan yang menimpa rumah Kadis Disnakertrans Solsel, Basrial.

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Rumah milik Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Solsel, Basrial ludes dilalap si gulambai, Minggu (26/1) sekira pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Rumah di Jorong Sungai Takuak, Nagari Sungai Kunyit, Sangir Balai Janggo terbakar ketika semua penghuni tidak berada di dalam rumah. 

"Pak Bas dan isteri bersama seorang anaknya sedang dalam perjalanan menuju Solsel dari Kota Padang saat kejadian kebakaran. Sedangkan, dua anaknya yang lain berada di Jakarta," kata warga sekitar, Ida pada Senin (27/1).

Rumah permanen berukuran sekitar 12x12 meter tersebut, hanya bersisa tembok sedangkan semua isi raup dilalap Api. Basrial yang ditemui harianhaluan.com dalam kondisi lesu dan berduka mengatakan semua barang berharga, termasuk surat berharga sudah jadi abu. "Hanya satu unit mobil Jimmy dan tiga unit sepeda motor yang bisa diselamatkan warga malam itu," katanya.

Dia mengatakan, saat ini hanya ada pakaian yang dipakai di badan. "Untuk sementara kemungkinan kami sekeluarga bakal menginap di rumah pondok di dekat kebun sawit," ucapnya sedih.

Terpisah, Kapolsek Sangir Jujuan, AKP Indra Putra menyebutkan jika pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan sembari mengamankan lokasi kejadian dengan dipasang 'police line'. "Dari keterangan saksi, api terlihat dari kamar mandi arah belakang rumah. Saat ini masih dalam penyelidikan, apakah akibat arus pendek dan lainnya," ucapnya.

Sementara, Kepala Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Solsel, Epli Rahmat menjelaskan, kerugian atas musibah bencana kebakaran yang terjadi di rumah Pejabat Solsel tersebut mencapai Rp1 miliar. "Perkiraan sementara Rp750 juta dari kerugian bangunan dan Rp 250 juta dari isi rumah beserta barang berharga lainnya," katanya.

Ia menyebutkan, dengan kondisi lambatnya didapatkan informasi dari warga, dan kondisi pos Damkar dengan lokasi kebakaran sangat jauh. "Sehingga petugas kami tidak dapat menyelamatkan rumah pak Basrial saat terjadi musibah kebakaran itu," sebutnya.

Menurut keterangan Epli Rahmat, bahwa mobil damkar tiba dilokasi sekitar 10 menit, dan ditemui api sudah menjalar di depan rumah yang berbatas dengan pagar beton SMKN 2 Solsel. Posko armada Damkar, imbuhnya, berlokasi di Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, butuh waktu yang cukup lama menuju lokasi kebakaran di Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo. 

"Seharusnya tiap Kecamatan punya posko pemadam, namun hanya ada empat Posko saat ini. Ketika terjadi musibah kebakaran, sering kali petugas gagal akibat jarak yang jauh. Hal ini sudah kami usulkan ke DPRD Solsel untuk penambahan armada dan posko tiap kecamatan, tapi belum terealisasi," bebernya.

Mendapatkan informasi, paginya Senin (27/1) Wakil Bupati Solsel, Abdul Rahman bersama sejumlah OPD langsung meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan sejumlah bantuan. "Belajar dari kejadian kebakaran ini, bisa menjadi evaluasi bagi Kita terutama terkait Armada dan Posko kebakaran. Posko tiap kecamatan semestinya harus ada apalagi kondisi geografis yang luas. Termasuk melengkapi Armada mobil Damkar," katanya. (*)

Reporter : Jefli Bridge /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]