Bawaslu Pasaman: Panwascam Wajib Junjung Tinggi Kode Etik


Selasa, 28 Januari 2020 - 11:21:45 WIB
Bawaslu Pasaman: Panwascam Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita, MA saat memberi pengarahan kepada jajaran Panwascam. IST

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman, Rini Juita meminta seluruh Panwascam menjaga dan menaati kode etik,  dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pemilu ditingkat kecamatan.

Hal itu, kata Rini, penting untuk tegakkan keadilan dan wujudkan pemilu berintegritas. Ia pun berharap jajaran Bawaslu hingga ke bawah dapat menjalankan tugas sesuai dengan aturan perundang-undang yang berlaku, independen dan profesional.

"Saya minta Panwascam bisa bekerja dengan sungguh-sungguh, kredibel dan menjaga kode etik sebagai penyelenggara pemilu," ucap Rini Juita di Lubuksikaping, Selasa (28/1/2020). 

Selain itu, Panwas kecamatan juga dituntut untuk lebih memahami tugas, wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara. Disamping itu, Panwascam juga harus memiliki nilai-nilai dasar pengawas pemilu.


Nilai-nilai dasar itu, seperti memegang sumpah dan janji jabatan, kode etik penyelenggara, penegakan etika penyelenggara dan menjalankan asas penyelenggara serta prinsip penyelenggaraan. 


"Semua itu adalah kunci utama yang mesti dipegang teguh oleh panwascam demi tegaknya keadilan pemilu," ujarnya. 

Menurutnya, akan ada tindakan tegas apabila dalam pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban dari jajaran Bawaslu di semua tingkatan terjadi pelanggaran.

"Pada pemilu 2019 lalu, ada seorang Panwascam dan Panwas nagari yang kita (Bawaslu) proses karena melanggar kode etik," katanya.

Mengenai kode etik ditingkat pengawas Kecamatan, Nagari hingga  pengawas ditingkat TPS dalam penanganannya sudah diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2019. 

"Dalam penanganan pelanggaran kode etik ini dilakukan berdasarkan mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan," katanya. 

Ia berpesan, dalam pengawasan yang dilakukan diharapakan jajaran di panwaslu kecamatan secara bersama-sama dapat menjalankan tugas dengan baik dan bekerja sama dengan mitra dan seluruh stake holder. 

"Saya meminta anggota Panwascam dalam menjalankan tugasnya bisa menjalin kerja sama dengan mitranya, PPK, TNI-Polri, dan stakeholder lainnya di kecamatan," katanya. 

Rini berharap, sejumlah potensi kerawanan seperti politik uang dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemilihan gubernur, wakil gubernur dan bupati serta wakil bupati pada Pilkada nanti menjadi prioritas pengawasan.

"Hal itu yang kita tekankan kepada mereka (Panwascam). Semuanya harus melek, melakukan pengawasan terhadap potensi kerawanan itu," pungkasnya. (h/yud)

Reporter : YUDHI /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM